Sebuah pertandingan yang terjadi pada sore hari yang cerah, antara 225v226, antara YooHoo dan Babel melawan iMboh dan Juragan, sungguh merupakan battle yang alot dan nyaris mematahkan pride Babel sebagai Dewa DotA. Padahal komposisi hero yang digunakan adalah perpaduan hero AGI dan STR, tanpa hero INT sama sekali. Untuk jelasnya ini adalah hero yang bertanding…

Sentinel
YooHoo: N’aix
Babel: Broodmother

Scourge
iMboh: Tiny
Juragan: Razor

Saat menit2 awal, Babel yang berhadapan dengan iMboh di lane tengah, tidak dapat mengembangkan skillnya secara maksimal, dimana dia selalu stun saat memukuli Tiny, sehingga sempat terbersit sebuah asumsi di benak Babel, di map yang baru ini, skill passive Tiny kemungkinan ditambah lebih besar chance nya. Dan anak2 Broodmother seolah menjadi mesin ATM buat Tiny, sehingga dalam sekejap saja Tiny sudah level 10, sementara Babel tertinggal cukup jauh, tentu saja setelah beberapa kali dipelokoto pula oleh Tiny. Di lane bawah, YooHoo yang berhadapan dengan Juragan, dibuat repot juga, karena bagaimanapun lawannya adalah range, dan mampu menyedot damage, sehingga cara pendekatan yang biasa jadi agak susah untuk dilakukan. Bahkan Juragan yang menggunakan Razor, sempat balik memelokoto YooHoo dan mengantongi first blood, dan cukup menyadarkan YooHoo bahwa tindakan nekatnya dari awal justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

Setelah respawn, YooHoo langsung portal ke lane bawah dan mampu membalas pemelokotoan yang dilakukan Juragan pada menit2 sebelumnya. Sejak saat itu, keduanya menjadi sangat berhati2 dalam mendekati lawan. Adapun Babel pun demikian, setelah anak2nya menjadi lahan rezeki bagi iMboh, dia sendiri hampir2 tidak bisa melakukan perlawanan yang berarti bagi Tiny. Untunglah dengan sedikit strategi dan kemampuan Dewa Babel untuk menjalankan beberapa pion sekaligus, membuat Babel mampu mengocak Tiny dan anak2nya selalu dikirim bersama YooHoo untuk mendesak Juragan. YooHoo yang sejak awal sudah melihat item Claymore pada slot item Juragan, sudah menduga bahwasanya Juragan akan menggunakan item Lothar andalannya yang memang terkenal sebagai item untuk penyambung nyawa. Setelah sempat beberapa kali lolos dari sergapan, diam2 YooHoo membeli Dust of Appearance dan penggunaan dust ini terbukti efektif memelokoto Juragan di lane tengah saat N’aix yang kebetulan dapat power up Invisibility tau2 muncul dari belakang dan langsung meng-cast Open Wound pada Razor. Saat dia menghilang, untungnya Dust bisa langsung digunakan sehingga Juragan tewas terbantai.

Dengan perjuangan yang cukup berat, YooHoo dan Babel mampu membolongi pertahanan Scourge, bahkan sampai kedua tower terakhir di depan Frozen Throne. Entah karena moncol, YooHoo malah ke secret shop untuk mnejadikan Heart of Tarasque-nya. Anehnya, saat berpapasan dengan kedua musuhnya, YooHoo yang bersikap angkuh langsung mencoba untuk melawan mereka sendirian, tanpa memperhitungkan kalau lawannya adalah hero stunner dan area, sehingga sukseslah YooHoo dipelokoto sementara posisi Babel ternyata masih cukup jauh dari arena pertempuran yang kali ini mengambil tempat di tengah2 sungai (didepan Roshan, tepatnya)

Dari sinilah titik tolak perlawanan iMboh dan Juragan, yang mana sebelumnya sudah bolak-balik mengetikkan GG, melihat YooHoo yang tidak bisa beli, seolah mendapat semangat baru, mereka berdua langsung merangsek maju ke pertahanan Sentinel. Dan Tiny memang sangat atos, sehingga tidak lama pertahanan Sentinel jebol juga (padahal creepnya sudah super duluan) dan iMboh dan Juragan berhasil membuat creep mereka besar2 juga. Sampai menit2 berikutnya, YooHoo dan Babel hanya bisa defend tanpa bisa nge-push maju. Pemilihan item Cranium Basher untuk N’aix cukup pas jika melawan hero seperti Tiny yang memang bisa melakukan stun kepada musuh2nya. Untungnya saat battle, Juragan yang menggunakan taktik memutari lawan dengan mengcast Eye of Stormnya menjadi target awal YooHoo dan Babel, dan setelah itu biasanya diikuti dengan Tiny yang melarikan diri 🙂

Adanya satu peluang dimanfaatkan dengan baik oleh YooHoo dan Babel, yakni saat lawannya tahu2 Roshan. YooHoo berusaha mendatangi lokasi Roshan, namun Aegis sudah keburu diambil oleh Juragan. Static Link yang dicast Juragan cukup membuat keder YooHoo yang memutuskan untuk menghindar terlebih dahulu. Untungnya, Babel dan YooHoo berhasil memelokoto Juragan sampai 2x (yang pertama terbantu Aegis, yang kedua bener2 almarhum 🙂 )

Saat Tiny sudah memilik Radiance, amatlah sulit bagi Dewa Babel untuk mengadu Broodmothernya dengan Tiny. Jadi target awal tetap Juragan, baru kemudian iMboh ditutuki beramai2. Namun ada satu kejadian dimana YooHoo yang sudah merah dikejar mati2an oleh Tiny yang walaupun tidak memukul sama sekali, efek radiancenya masih terasa sakit. Melihat hal itu, YooHoo cukup waspada dan ketika sambil jalan disadarinya HPnya semakin low karena Tiny masih gigih mengejar, YooHoo langsung melakukan infest pada salah satu creep Scourge, yang celakanya, creep yang bersangkutan dihajar oleh creep Sentinel, jadi N’aix langsung keluar dari persembunyiannya dan langsung lari ke hutan dan langsung portal disana. Untung lagi, yang mendatangi cuma Razor, sedangkan Tiny ga sempat melihat N’aix yg lagi portal

Saat item N’aix sudah benar2 “jadi”, maka situasi kembali berbalik dan Strikes Back! YooHoo langsung mengajak Babel untuk langsung fokus pada lane tengah untuk menghancurkan Frozen Throne. Benar2 sebuah pertandingan yang menegangkan, dimana durasinya juga lebih dari 70 menit!!!