Selain master dalam menjalankan Meepo, Dewa Babel terkenal dengan kepiawaiannya dalam menggunakan hampir seluruh hero DotA. Salah satunya adalah Knight Davion. Terlebih lagi setelah mencapai level 16, Sang Dewa dengan wujud naga es nya menjadi sangat mengerikan. Jadi cukup pesimis juga komposisi hero yang didapatkan pada edisi kali ini:

SENTINEL
YooHoo: Aleria, Windrunner
Muzifreak: Leoric, Skeleton King

SCOURGE
Sang Dewa Babel: Knight Davion
Juragan: Azgalor, Pit Lord

Salah satu kelebihan Knight Davion dibanding hero lainnya adalah dia mempunyai base armor yang besar dan juga HP Regen yang cukup untuk menjadikannya atos tanpa tandingan. Di game2 awal, tentu saja permainan menjadi milik Scourge, setelah Dewa Babel dan muridnya memaksa Sentinel untuk melakukan pertarungan antar hero tanpa mempedulikan creep yang berjalan di lane masing-masing. Menghadapi hero stunner, YooHoo dan Muzi pun tidak mampu berbuat banyak. Kombinasi serangannya selalu diawali dengan melakukan stun pada salah satu hero lawan, selanjutnya mengurung hero di dalam kuburan. Dan dalam hitungan yang tidak terlalu lama, lane tengah Sentinel sudah berhasil dihancurkan, walaupun baru towernya saja.

Sementara itu YooHoo dan Muzi bersabar dalam melakukan defend dan berharap mendapat kesempatan untuk menyerang balik. YooHoo berhasil membuat Cranium Basher, sebuah item yang menurut penulis sangat cocok digunakan Aleria mengingat skill ultinya Focus Fire akan sangat pas berpadanan dengan item ini. Setelah Cranium Basher jadi, berikutnya dengan kesabaran yang tinggi, jadilah sebuah item Stygian Desolator yang cukup lumayan memberikan minus armor bagi targetnya. Di sisi lain, Dewa Babel pun sudah mampu juga menjadikan item2nya sehingga permainan menjadi sangat seru.

Beruntunglah Muzi mendapatkan Skeleton King, karena stun nya tentu saja sangat berguna dalam hal ini. Stun Skeleton King yang dikombinasikan dengan Focus Fire ternyata cukup ampuh dalam menangkal serangan Sang Dewa dan Juragan yang mulai bertubi2 menyerang pertahanan Sentinel. Setelah Cranium Basher diupgrade menjadi Abysal Blade, dan Skeleton King juga sudah membuat Assaut Cuiras, barulah Sentinel mampu memberikan serangan balik. Bahkan Sang Dewa yang mencoba menjajal dengan Naga esnya pun dibuat mundur oleh combo Stun dan Focus Fire yang sudah dilengkapi dengan bash dan desolator. Melihat keadaan ini memaksa Sang Dewa untuk bermain ngocak.

Entah apa yang ada di benak tim Scourge sehingga keadaan bisa berbail 180 derajat. Padahal menurut penulis, andaikata di awal permainan mereka langsung fokus di tengah, mungkin keadaannya akan berbeda. Sang Dewa pun sempat mengomel terhadap muridnya, yang dikatakannya muridnya kurang serius dalam menjalankan Pit Lord. Sudah bisa dipastikan bahwa edisi kali ini dimenangkan oleh tim Sentinel, yang mana ini merupakan pukulan cukup telak terhadap Sang Dewa Babel bahwasanya hero2 andalannya mulai tumbang satu persatu…

Tags: