Sebenarnya seperti biasa di hari pertama di awal minggu, para pejuang sudah bersiap2 untuk ngelewes, apalagi dengan adanya ajakan mbakso. Namun berkat permintaan Dewa Babel, pertandingan pun tetap dilaksanakan sekalipun ganjil. Namun diluar dugaan, ternyata untuk edisi kali ini, Juragan pun bisa menyempatkan waktunya untuk join. Setelah sempat awalnya leaver (karena Ma.Ling.Seng berboloan dengan Dewa Babel) maka setelah diopyok lagi, didapatilah komposisi pemain yang valid sebagai berikut:

SENTINEL
Dewa Babel: Sand King
KiMBoh: Centaur Warchief

SCOURGE
Ma.Ling.Seng: Puck
Juragan: Barathrum

Mengetahui lawan2nya kok ya kebetulan mendapatkan hero strength plus stunner cukup menyiutkan nyali Ma.Ling.Seng sehingga dia sempat mengisiki Juragan untuk leaver lagi. Namun, anehnya Juragan menyatakan terusss seolah yakin menang. Ma.Ling.Seng pun mengiyakan saja mengingat hero Barathrum yang dipegang Juragan sudah cukup matang.

Di lane tengah ada KiMBoh dengan Centaur Warchief-nya langsung menakut2i Puck yang berusaha creeping demi sesuap gold. Melihat CW yang maju, membuat Puck harus mundur sesaat sebelum balik lagi maju setelah CW mundur. Irama maju mundur ini membuat level Puck cukup tertinggal pada awal2nya.

Adapun di lane bawah, Dewa Babel dengan Sand Kingnya berusaha mendesak Barahtum-nya Juragan. Dengan cukup agresif, Babel selalu menyerang dengan kombinasi Burrow Strike dan Sand Storm. Namun ada hal2 yang ternyata luput dari pengamatan seorang Dewa sekalipun, bahwa Juragan ternyata sudah sangu Sentry Ward. Jadi serangan mematikan Dewa Babel yang mungkin hanya satu kali pukul untuk memelokoto Juragan, justru berbalik menjadi serangan yang fatal bagi dirinya, ketika dia dicharge oleh Barathrum tepat didepan tower Scourge dan pemakaian skill Sand Stormnya menjadi tidak efektif karena sudah pasti kelihatan karena didepan tower musuh. Mungkin Dewa Babel juga sudah lupa oleh ungkapan : “Janganlah kau mendesak seekor tikus (baca: celeng a.k.a babi hutan) yang sudah terdesak, karena nanti dia bisa nekat”. Demikianlah yang terjadi demi memperebutkan First Blood (bonus 200 gold), dimana Juragan yang sudah terdesak langsung melakukan charge tanpa pikir panjang dan malah berhasil membantai Babel. Sementara Babel dan Juragan berjuang memperebutkan first blood, Ma.Ling.Seng dan KiMBoh yang ada di lane yang berbeda malahan tenang2 saja melihat hal ini.

Kemenangan Juragan tidak berlangsung lama. Saat Babe respawn, dia mengambil lane yang sama dan berhasil membalas kekalahannya di ronde awal tadi dengan balik memelokoto Barathrum. Saat Babel dan KiMBoh bergabung, hasil yang didapatkan sungguh di luar dugaan, dengan combo yang sempurna, mereka beberapa kali mampu memelokoto tim lawannya.

Titel Dewa memang layak disandang oleh Dewa Babel, dimana jika disandingkan dengan hero2 semacam Puck, yang notabene adalah disabler, seharusnya Dewa Babel tidak mempunyai peluang untuk mengeluarkan epicenternya, khususnya pada menit2 awal sebelum dia mempunyai item BKB. Namun yang terjadi justru sebaliknya, tim Babel mampu memecah tim lawannya dengan lokasi yang cukup berjauhan,sehingga dia aman dari AoE silence nya si Puck. Dan saat Barathrum sudah dibantai, Puck yang seharusnya bisa melarikan diri dengan illusory orbnya, dibuat tidak sempat mengeluarkan skill tersebut karena combo dari dua stunner lawannya. Karena untuk meloloskan diri dengan illusory orb, dibutuhkan kecepatan tangan dan perhitungan timing yang tepat. Jadi kalau digambarkan seperti ini: saat Ma.Ling.Seng melihat tidak adanya kemungkinan menolong Barathrum, dia harus langsung mengcast Illusory Orb pada arah yang tepat (menghindari battle, masuk ke hutan atau masuk ke spot yang tidak bisa dijangkau lawan – Dewa Syu sendiri dulu sangat piawai dalam teknik melarikan diri seperti ini). Lalu Ma.Ling.Seng harus menggunakan skill Phase Shift nya Puck untuk membuat Puck menghilang, dan dalam jarak tempo 3 detik, harus ada satu penekanan tombol lagi untuk memindah posisi Puck pada illusory orb yang sedang berjalan. Dengan kombinasi skill yang cukup rumit semacam ini apalagi ditambah dengan kedua musuhnya yang merupakan hero2 badak dan stunner, hampir mustahil bagi Puck untuk bisa meloloskan diri.

Namun adapula saat2 yang cukup membanggakan bagi tim scourge, yaitu melakukan combo yang cukup masuk akal, dimana diawali dengan charge of darkness dari Juragan ke salah satu hero, lalu Puck akan muncul di tengah2 dengan menebarkan debu2 silence nya dan diakhiri dengan coil break nya yang mengikat semua hero lawan sehingga tidak dapat melarikan diri. Seiring dengan bertambahnya level, keatosan CW sudah tidak dapat diragukan lagi dan pukulan2 dari musuhnya malah menjadi damage yang cukup berarti bagi musuhnya sendiri.

Hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum lane bawah sudah diratakan oleh Babel dan KiMBoh. Ketika Ma.Ling.Seng dan Juragan bergabung di lane tengah, kemunculan Babel yang nggelibet di lane tengah terasa dangat mencurigakan. Ketika Ma.Ling.Seng mencoba melemparkan illusory orb di daerah Roshan, tampak KiMBoh sedang melawan Roshan, sehingga dengan cepat Ma.Ling.Seng dan Juragan langsung menuju ke TKP dan memelokoto CW yang HPnya tinggal sedikit. KiMBoh cukup menyayangkan kehadiran Dewa Babel yang sungguh terlambat, walaupun pada akhirnya Babel mampu memelokoto musuh2nya, sebelum laptopnya Juragan menjadi “hang” dan permainan terhenti seketika. Jadi, terlepas dari apa penyebab hang-nya lappie Juragan, memang melawan 2 hero stunner itu benar2 antep…!!!