Tahap editing movie merupakan tahap terakhir sebelum sebuah movie bisa ditonton. Pada tahap ini, ada juga yang mengatakan sebagai tahap dimana potongan-potongan puzzle diletakkan kembali ke tempatnya masing-masing. Pengambilan adegan yang tidak berurutan pada saat shooting ditata ulang sesuai skenario yang ada di benak sang sutradara. Potongan-potongan adegan yang seolah tidak berarti itu, menjadi sebuah gabungan adegan yang mempunyai makna apabila sudah diedit. Berikut saya akan share sedikit tentang proses editing film trailer Imaginary Friend ini.

Hampir semua adegan di dalam movie ini saya ambil dengan handycam merk Canon, yang menurut saya cukup bagus. Lalu dengan software bawaannya, saya mengimport semua clip yang telah selesai dishooting ke dalam komputer. Di komputer, file RAW yang ada dihandycam, langsung diconvert menjadi file movie bertipe MPG. Saya bermaksud untuk menggunakan software ULead versi 10 untuk proses editing movie ini. Namun sayangnya, programnya tidak stabil, alias suka terminate di tengah-tengah. Jadi saya mencoba untuk menggunakan software Adobe Premiere. Lagi-lagi saya menemui kendala, yaitu saat diload, ternyata program tidak mempunyai plugin lengkap. Namun demikian, saya sempat membuat footage title dengan Adobe After Effects untuk pembuka movie ini. Jika anda melihat CITA HATI MOVIE CLUB di bagian depan movie ini, clip itu dibuat dengan After Effect, namun saya belum sempat mengubah resolusinya, sehingga gambar backgroundnya terlihat agak pecah berantakan.

Pilihan terakhir untuk ngedit jatuh pada iMovie yang hanya ada di Mac. Namun sayangnya, iMovie hanya bisa membaca file video berformat .mov dan .mp4 saja! Aneh sekali, bahkan format .avi tidak mau dibaca oleh iMovie karena sesuatu alasan 🙂 Jadi saya terpaksa menggunakan software bantu lagi untuk mengkonversi clip yang saya perlukan ke dalam format .mp4 agar bisa diimport ke iMovie. Untuk konversi movie pun, kita harus berhati-hati agar tidak mengubah kualitas movie. Dan untuk menambahkan effect clip, kita juga harus memperhatikan hal ini.

Trailer movie yang dibuat ini bergenre thriller horror, jadi background music dan sound effect mutlak dibutuhkan agar penonton yang melihat dapat dibawa ke suasana tegang dan mencekam. Beberapa sound effect saya unduh dari soundjay.org dan freesound.org, cukup lumayan untuk sebuah film amatir 🙂

iMovie cukup lengkap memberikan effect seperti misalnya, kita bisa mengubah tampilan clip menjadi Sci-Fi, ataupun mengubah shooting di siang hari bolong menjadi redup seolah di malam hari dan efek lainnya. Tapi benar juga yang dikatakan oleh salah seorang teman di Apple, bahwa beberapa efek dari versi iMovie HD (versi lama) telah dihilangkan di iMovie versi 11 ini.

Akhirnya, setelah semua berhasil diedit, kita tinggal melakukan share atau export movie, maka movie sudah siap dinikmati bersama. Bahkan beberapa aktor yang terlibat dalam pembuatan film ini bisa melihat bahwa sebuah clip atau adegan akan terlihat sangat berbeda antara versi originalnya dengan setelah diedit. Secara pribadi, saya berharap semoga para siswa mendapatkan pelajaran yang berharga melalui kegiatan ekstra kurikuler Movie Club ini.