Sekali lagi pertandingan yang berlangsung sempat ricuh akibat munculnya Dewa Syu ke tengah-tengah arena pertempuran. Sebenarnya Syu ingin ikutan, namun apa daya, pertempuran sudah dimulai dan tidak ada seorangpun yang berniat untuk restart. Namun apa yang terjadi berikutnya justru memberikan pukulan balik, dengan “ngendon” nya Syu di salah satu pemain yang dituntun terus dari awal sampai akhir pertandingan (belum termasuk tangannya yang ikut2 memegang mouse dan menjalankan lakon temannya)

Sang Dewa Babel sempat dibuat sedikit ngambul dengan tingkah polah Syu, mewakili teman2 setimnya yaitu YooHoo, Juragan dan iMboh. Sementara di pihak lawan, Serenade yang awalnya sudah tampak loyo karena disandingkan dengan duet Yasalam dan Horman, plus Naga Siren sebagai AInya, terlihat menarik nafas lega dengan bergabungnya Syu di sebelah Horman yang membangkitkan gutsnya ketika dia memilih Rikimaru sebagai gacoannya.

Menit2 awal yang diraih dengan gilang gemilang oleh Dewa Babel dan teman2nya tampak pupus, bagaikan gelembung sabun yang ditusuk duri. Apakah ini yang disebut area dewa? Semenjak kedatangan Dewa Syu, praktis permainan Dewa Babel dan teman2nya langsung kacau. Adanya support yang sangat baik dari Lich membuat Riki dan Jah’rakal semakin menjadi2. TerrorBlade yang diharapkan mampu meredam Jah’rakal malah jadi bulan2an Rikimaru, dimana dia selalu menyerang dengan diababi oleh Dewa Syu di balik serangannya.

Axe dan CW yang diharapkan mampu menjadi TB bagi tim Babel pun tak mampu berbuat banyak, ketika satu demi satu mereka bertumbangan dan membuat tim lawan menjadi semakin JADI. Beberapa big war yang terjadi di tengah lane, malah memberikan pukulan balik buat tim Babel, dimana mereka merasa trauma dan ngeri saat Riki maupun Jah’rakal sama2 mendapatkan Triple Kill. Babel, satu2nya pemain yang masih konsisten menjalankan heronya dibuat geram dengan jeleknya permainan dari teman2nya, dimana dengan surviving skill yang sangat tinggi, Babel masih mampu melepaskan diri dari bahaya yang mengancam, walaupun akhirnya juga harus menyerah saat dia di gangbang habis2an oleh tim lawan dibawab panduan Dewa Syu.

Tindakan Dewa Syu tak pelak membuat geram beberapa player, sampai2 tidak ada sesi berikutnya, karena semuanya pada ngelewes pulang, sehingga dia bermain sendiri. Kesimpulan yang bisa diambil dari kejadian ini adalah hanya dengan aura dewa saja, arah permainan dapat dibalikkan 180 derajat, jadi pastikan lain kali apabila Dewa Syu muncul, tinggal ada dua opsi, diajak dengan resiko mengulang pertandingan, atau tidak diijinkan menjadi penonton, karena buntutnya akan ngeriwuk, sehingga jalan pertandingan menjadi tidak berimbang.