Barangkali ungkapan inilah yang paling tepat disebutkan untuk keadaan YooHoo pada edisi kali ini. Saat hari Senin, sudah dapat dipastikan konco2 ITnya pada pulang sendiri2, sementara YooHoo belum bisa pulang karena ada Serenade dan Horman.

Namun sebelum partai battle digelar, ada partai tambahan monopoli deal, dimana untuk edisi kali ini adalah yang terparah yang dialami YooHoo di sepanjang sejarah permainannya melawan iMboh, dimana dek YooHoo benar2 bersih dan kartu yang dipegangnya adalah sekumpulan kartu Wild Card dan 2xkartu Aksi Gandakan Sewa yang praktis tidak dapat digunakan apa2 (walaupun ada 1xkartu Katakan Tidak). Usaha YooHoo untuk sedikit demi sedikit mengumpulkan duwek dan meletakkan properti selalu kandas akibat selalu diporotin oleh iMboh dan Serenade. Untungnya permainan segera berakhir dan dengan kedatangan Horman, battle dapat dimulai. Hero2 yang bertanding diantaranya…

YooHoo: Voljin, Witch Doctor
AI: Naga Siren
— vs —
Serenade: Axe
Muzicman: Mortred

Pada menit2 awal pertandingan, sangatlah sulit melakukan gerakan yang seirama dengan AI, karena AI benar2 tidak dapat diatur sesuka hati. Bahkan ada saat2 dimana ketika YooHoo memberikan perintah, jawaban AI adalah “Negative…” yang artinya menolak perintah yang diinstruksikan oleh YooHoo. Aneh sekali kalau AI bisa menjawab seperti ini, dan sempat pula membuat YooHoo sedikit frustasi menghadapi musuh2nya.

Combo Maledict dan Death Ward, yang disangka mampu membungkam dua hero sekaligus ternyata sangat meleset dari dugaan, karena pada saat Death Ward ditancapkan, Naga Siren malah mundur ke belakang, sehingga jadilah YooHoo jadi bulan2annya Axe dan Mortred, sementara Death Wardnya kok ga kerasa sama sekali ya…

Memasuki pertengahan permainan, Naga Siren yang sudah memiliki Difusal Blade semakin menjadi2 keberingasannya (walaupun tidak sebanding dengan Naga Sirennya Babel), dan YooHoo memutuskan untuk fully backup Naga Siren, yaitu dengan memberikan stun pada musuh2nya yang terkena jaring dari si Siren. Cara ini terbukti cukup efektif untuk memukul balik musuh2nya. Mortred, yang criticalnya sudah mencapai 400, masih dipaksa untuk bertekuk lutut dihadapan keganasan Naga Siren, yang mana Siren of Songnya juga sangat pas timingnya untuk dikeluarkan.

Berkat Naga Siren, maka posisi permainan menjadi terbalik dan YooHoo beserta teman AInya mampu merangsek maju sampai batas terakhir pertahanan Muzicman dan Serenade, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, Tree of Life berhasil dihancurkan.

-fin