Setelah selama seminggu, para jagoan kita dihajar oleh tugas2 yang datang silih berganti, hari ini semuanya bertekad untuk berkumpul kembali. Diawali dengan nyanggongnya Yasalam di arena 225, yang sebenarnya tindakan ini disinyalir adalah untuk mencari kesempatan join battle, namun ternyata belakangan Yasalam malah pulang terlebih dahulu, terutama setelah listrik sempat padam. Sang Dewa Babel malah tahu2 muncul di arena 225, disertai Duo Muzic yakni Muzifreak dan Muzicman. Battle pun sempat dimulai, hanya sayangnya YooHoo yang masih harus bantu Yudi untuk masalah caturnya mendadak harus leaver karena keberadaannya dibutuhkan di arena catur.

Juragan dan Serenade yang berada di lokasi terpisah (GOR ITS) tahu2 menyatakan mau ikut join ke arena 225. Sampai sebegitu sakaukah para Dotters kita? Ditambah lagi dengan kemunculan Dirty Dewa Syu, yang walaupun duo muzic sudah pulang, namun kedatangan iMboh kembali semakin melengkapi komposisi pemain. Syu, yang sempat menjalankan Ursa-nya YooHoo, belakangan ternyata malah ga bisa berbuat banyak menghadapi keberingasan Dewa Babel dengan spesialisasinya yaitu jurus ilusi (Naga Siren). Rupanya setelah beberapa kali menggunakan Meepo selalu dipelokoto, kali ini Dewa Babel menggunakan Naga Siren sebagai gacoannya, dan terbukti sangat ampuh memelokoto musuh2nya.

Ketika atmosfer di kancah peperangan semakin panas, maka dimulailah battle terakhir sebelum mengakhiri hari ini. Demikianlah komposisi pemain2nya:

Dirty Dewa Syu: Faceless Void
YooHoo: Nerubian Weaver
Dewa Juragan: Centaur Warchief
— vs —
Serenade: Lich King
iMboh: Slardar
Dewa Babel: Naga Siren

Kisikan Dirty Dewa Syu agar YooHoo mengambil hero ilang2an ditanggapi langsung dengan mengambil Nerubian Weaver, sementara iMboh langsung mengambil Slardar untuk mengantisipasi ilang2annya si semut. Dan terbukti, walaupun item Slardar baru 2xStout Shield, namun YooHoo mengalami kesulitan memelokoto iMboh dan setelah level 6, menjadi semakin sulit karena bolak balik YooHoo harus rela dicreambath oleh Slardar.

Di lain pihak, Syu dengan Faceless Voidnya juga tidak mampu berbuat banyak dalam menghadapi Naga Siren. Kombinasi ensnare dan semburan airnya, tak pelak mampu memelokoto Syu sehingga levelnya menjadi cukup tertinggal. Di lane tengah, ada Juragan dan Serenade yang sedang bertempur, namun dimenangkan dengan gilang gemilang oleh Serenade dan menghasilkan first blood bagi Serenade.

Sampai pada permainan tengah, posisi Sentinel semakin terdesak. Apalagi Naga Siren yang sudah mempunyai item Difusal Blade, dengan semangat 45 terus ngepush tower musuh dan dalam hitungan tidak terlalu lama saja, hampir semua tower di lane2 Sentinel sudah rata dengan tanah. Dengan Slardar yang hampir selalu tidak pernah absen saat war, maka ngilangnya semut menjadi tidak begitu berarti dimana dia hampir selalu dicreambath oleh iMboh, yang menyebabkan dia selalu terlihat di mini map.

Harapan satu2nya tim Sentinel yang ada di Syu menjadi pupus, manakala Syu dengan Chronospherenya bermaksud untuk memelokoto Lich, namun kok ndilalah, tidak bisa mati, bahkan Syu sendiri yang dihajar oleh Naga Siren, yang walaupun dia bisa TimeWalk saat di ensnare, namun dia tetap berhenti di posisi yang baru.

Juragan yang diharapkan menjadi TB, malah seringkali berbuat kesalahan sendiri, dimana dia terlalu berani maju ke depan, sehingga sangat mudah dipelokoto oleh Siren. Siren sendiri yang sempat beberapa kali ditarget oleh tim YooHoo, selalu berhasil melarikan diri akibat Siren’s Song nya. Disaat tim Sentinel masih disibukkan dengan Babel, iMboh dengan telaten menutuki tower Sentinel sehingga hancur. Tim Babel pun bersorak, bahwa pancingan mereka ternyata berhasil.

Ketika serangan menjadi semakin bertubi2, YooHoo bahkan tidak sempat menggunakan Time Lapse, sudah dipelokoto duluan oleh kombinasi creambath, ensnare dan stun areanya Slardar. Syu sendiri juga tidak mampu berbuat banyak dan dia pun menjadi bulan2an Naga Siren. Tanpa menunggu waktu yang lebih lama lagi (karena hari memang sudah malam) Dewa Babel dkk langsung menghancurkan Tree of Life. Dengan adanya Naga Siren, Sentinel dapat dihancurkan hanya dalam hitungan detik.

Dengan demikian, Dirty Dewa Syu hari ini kehilangan ke’dirty’annya, dimana dia sama sekali tidak kelihatan mbokong seperti yang senantiasa dilakukannya. Oleh2 lagu dari GOR ITS cukup berlaku bagi Dewa Syu pada hari ini setelah dia dikalahkan dua kali berturut2…

Buat apa Suzy…
Buat apa Suzy…
Suzy itu ga ada … … 🙂

-fin