Ketika semua Dotters pada repot dengan urusannya masing2, masih ada tiga gelintir Dotters yang tetap bertahan di arena 225 dan bahkan sempat bermain sampai dua kali, walaupun harus berteman dengan AI.

Pertandingan Pertama:

YooHoo: Sand King
AI: Kardel
— vs —
Muzicman: Mortred
Serenade: Venge

Ketika melawan dengan dua human, adalah sangat sulit jika dibandingkan dengan berteman dengan AI. Hal ini dibuktikan oleh YooHoo sendiri, yang walaupun cukup mudah memelokoto Muzicman di awal2 pertandingan dengan Sand Storm, Burrow Strike dan Epicenternya, namun hal itu tidaklah mudah dilakukan ketika Serenade yang sangat sigap mempergunakan skill Swapnya Venge dan terbukti mampu menyelamatkan Horman beberapa kali. Bahkan YooHoo yang tidak sempat ngecek item Serenade, dipelokoto dengan sukses, ketika dia dengan nekatnya Sand Storm di tengah2 dua hero musuh, sementara Serenade mengantongi mata dan langsung dipasang dipinggir Sand King. AI Kardel yang sering berselisih jalan dengan YooHoo, dijadikan bulan2an Mortred dan Venge, dimana dengan kombinasi Stun dan Criticalnya Mortred, memelokoto Kardel adalah hal yang tidak terlalu sulit. Namun saat barisan dirapatkan, dimana Sand King selalu ada dipinggir Kardel, maka hal itu tidaklah menjadi masalah besar buat YooHoo dan konco AInya, yang semakin lama juga semakin kuat. Dan tidak terlalu sulit pula untuk menebak pemenangnya.

Pertandingan Kedua:

YooHoo: Atropos
Muzicman: Mortred
— vs —
Serenade: Rikimaru
AI: Pugna

Seolah hendak memantapkan Mortrednya, Muzicman berkeras untuk tetap menggunakan Mortred pada permainan keduanya dan langsung mendapat ACC dari YooHoo, sementara Serenade di pihak musuh, mengeluarkan hero andalannya Rikimaru. YooHoo yang sedikit trauma dengan Rikimaru, langsung mengkode Mortred untuk sigap karena akan diadakan pemelokotoan terhadap Riki pada level2 awal, tepat sebelum dia menghilang. Dan dalam sekejap, YooHoo sudah pindah lane dan dengan skill Absorb-nya, dibantu dengan Dagger dan Blinknya Mortred, YooHoo dan Muzicman berhasil memelokoto Serenade sampai dua kali, sementara AInya juga tidak ngasihtau kalau nol 🙂
Ketika Rikimaru sudah menghilang secara permanen, YooHoo langsung membeli gem, dan memaparkan rencana menarget Rikimaru, yaitu dengan chat “Pokoke sing ceket, hajar” kepada Muzicman, yang langsung ditanggapi dengan serius. Sejak saat itu, setiap kelihatan Rikimaru, Fiends Grip langsung dicast ke Rikimaru, sementara Mortred menghajarnya habis2an. Pugna yang ada di dekatnya seolah tidak digubris, dan ada saat2 dimana Nether Blastnya Pugna terasa sakit buat YooHoo dan Muzicman. YooHoo menyadari bahwa Atropos tidak akan bisa bertahan untuk memelokoto musuh2nya, apalagi sejak saat itu Rikimaru tidak pernah kelihatan lagi. Mortred yang diharapkan “jadi” ternyata memenuhi harapan YooHoo, setelah item Dominator, menyusul item Battle Furynya, maka Mortred benar2 menjadi sangat mengerikan dan tidaklah terlalu sulit pula untuk mengalahkan musuh2nya setelah Mortred semakin jadi (critical sudah mencapai 1000!!!)

-fin