Pertandingan digelar pada hari yang tidak biasa dimana para Dotters terpaksa harus kembali ke kancah laga 225 dikarenakan tugas khusus yang mewajibkan mereka harus ke sekolah.

Pada pertandingan pertama, sekali lagi tim IT bergabung untuk mengalahkan Dirty Dewa Syu yang kali ini berpasangan dengan Dewa Yasalam. Menghadapi dua Dewa yang cukup terkenal di seantero perDotAan, YooHoo dan kedua rekannya langsung memasang strategi. Seperti sudah diduga sebelumnya, Dirty Dewa Syu akan mengambil hero bertipe killer, sebagaimana kesenangannya sehari2 untuk memelokoto musuh2nya.

Komposisi pemain sebagai berikut:

YooHoo: Dazzle
iMboh: Axe
Juragan: Barathrum

Dirty Dewa Syu: Faceless Void
Dewa Yasalam: Kardel

Sekilas permainan seperti tidak imbang, namun jangan dilupakan bahwa kemampuan Dirty Dewa Syu, bahkan setara dengan 3 Dotters di 225, jadi sebenarnya bagi tim IT sendiri yang tidak seimbang, mengingat yang seorang lagi adalah Dewa Yasalam yang tersohor dengan kesaktian jarinya di permainan monopoli Deal (opo hubungane?)

Dirty Dewa Syu berusaha mengikuti permainan cepat YooHoo cs dimana dengan Axe sebagai TB di level2 awal, dalam tempo sekejap saja tower Scourge berhasil dihancurkan. Mata yang disebar oleh Dazzle terbukti beberapa kali sangat membantu, dimana Kardel yang terkenal dengan kegemarannya ngupil dan nguyuh di hutan, langsung bisa terdeteksi dan dicharge oleh Barathrum, yang mengakibatkan levelnya bisa cepat meningkat.

Tim IT sempat kehilangan irama permainan, ketika Faceless Void sudah setengah jadi dan bolak balik melompati Dazzle dan dengan Chronospherenya tentu saja, Dazzle yang empuk itu tidak berkutik ditutuki oleh Void. Dan hal inilah yang menyebabkan Voidnya cepat jadi, sebagaimana ucapan Syu yang memohon agar dirinya diberi kesempatan untuk mencapai level 16 saja.

Dipelokoto bolak balik tidak menciutkan nyali dari tim IT, sehingga mereka berusaha memelokoto Dewa yasalam terlebih dahulu, barulah Faceless Void. Dan cara ini terbukti cukup manjur sehingga tower tengah dan satu gedung berhasil dihancurkan sekalipun harus ditebus dengan kematian hero di pihak mereka.

Kombinasi Charge of Darkness, Berserker Call dan Culling Blade serta minus armor area dari Dazzle terbukti cukup efektif memelokoto Faceless Void, demikian pula ada saat2 dimana Dazzle yang sudah terkurung Chronosphere, tidak jadi ditutuki Void karena Voidnya diberserk oleh Axe. Saat kedua hero tsb berhasil dibantai, YooHoo dan teman2nya tidak menunggu lama lagi dan segera menghancurkan Frozen Throne (padahal Syu sudah mencapai level 16)

Pada pertandingan edisi berikutnya, Dewa Babel ikut bergabung sehingga permainan menjadi lebih seru lagi. Berikut komposisi pemainnya:

Dirty Dewa Syu: Slark
Dewa Yasalam: Ursa
YooHoo: Clinkz

Serenade: Lich King
iMboh: Axe
Dewa Babel: Prophet
Juragan: Huskar

Dewa Babel yang ditengarai oleh rekan2nya sempat absen selama beberapa waktu akibat dihajar gelombang kekalahan terus menerus, bermaksud untuk mencoba peruntungannya kali ini. Cukup mengherankan jika melihat dia tidak menggunakan Meepo seperti biasanya, melainkan menggunakan Prophet yang tentu saja akan jadi bulan2an Slark nantinya apabila teman2nya tidak bisa support dia.

Apa yang bisa dicatat dari permainan kedua ini adalah keganasan Dirty Dewa Syu, yang sanggup menghajar semua hero sendirian, sementara teman2nya hanya membackup saja dari belakang. Bahkan gem yang dibeli oleh Juragan, sempat jatuh dan untuk beli lagi kelihatannya tidak ada uangnya.

Sementara itu Dewa Babel yang terkenal dengan kocak mengocaknya, dapat dibaca gerakannya secara efektif oleh Dirty Dewa Syu, sehingga Syu sudah standby di tempat tersembunyi saat Furion teleport ke sana, sehingga semakin mudahlah Babel dipelokoto. Tidak adanya hero stunner sekelas Slardar ataupun Sand King semakin menyulitkan mereka untuk berusaha mengalahkan Syu cs.

Walaupun demikian, sempat ada saat2 dimana YooHoo dan Syu sangat kerepotan melakukan defense melawan 4 hero sekaligus. Dimanakah Dewa Yasalam dengan Ursanya, yang seharusnya menjadi TB bagi teman2nya? Kok ndilalah Ursanya lagi ngamen (istilah Syu) di tengah hutan, demi mendapat duwek (astagaaa) sementara kedua temannya dihajar sama musuh2nya dan mati2an berusaha mempertahankan towernya. Kebiasaaan Dewa Yasalam yang sering pulang sebelum waktunya juga nyata2 diprotes keras oleh Dewa Syu, yang menganggap bahwa dia baru boleh pulang kalau sudah mati… Sebuah pelajaran yang sangat keras yang seharusnya mampu membentuk Yasalam menjadi lebih tangguh lagi 🙂

Dewa Babel yang semakin lemes, ketika melihat timnya dipelokoto oleh Syu dkk, menjadi tambah lemes ketika Ursa yang sudah melawan Roshan, bahkan membawa Divine Rapier di salah satu jajaran itemnya, yang mengakibatkan cakarannya semakin bertambah sakit. Syu yang terkenal dengan kelicikannya berada di belakang Ursa dan mengharap bisa ngelelesi item DRnya yasalam. Namun ketika item itu ga jatuh2, Syu bahkan bisa membeli 2xDivine Rapier yang menyebabkan criticalnya diatas 1000!!!

Jadi dengan demikian, ini adalah kekalahan Dewa Babel yang kesekian kalinya, bahkan mungkin sudah mencapai ranking Beyond Godlike, sehingga ada baiknya Dewa Babel harus menang pada edisi selanjutnya untuk mencegah keburengannya berlangsung lebih lama lagi

-fin