Another War diselenggarakan dimana melibatkan 7 Dotters sekaligus dengan komposisi pemain sebagai berikut:

SENTINEL
======
Dirty Dewa Syu: Slark, Murloc Nightcrawler
YooHoo: Raijin Thunderkeg, Storm Spirit
Serenade a.k.a Tukang PLN a.k.a Dewa Penerangan: Barathrum, Spirit Breaker

SCOURGE
======
Sang Dewa Babel: Zeus, Lord of Olympia
Dewa Yasalam: Kardel Sharpeye
iMboh a.k.a Dewa Abab Panas: Axe, Mogul Kahn
Dewa Juragan: Bradwarden, Centaur Warchief

PENGENALAN PEMAIN
=============

Saat pertandingan dimulai, pemilihan Zeus sebagai gacoan dari Dewa Babel, mau tidak mau langsung menurunkan semangat dari teman2 setimnya. Di pihak Dewa Babel sendiri, mungkin disandingkan dengan Dewa Yasalam merupakan sebuah hal yang tabu, karena keduanya sama2 guru Reacter (opo hubungane???), namun yang jelas, gacoan yang diambil Sang Dewa tidaklah seperti biasanya, sehingga tim Scourge harus berjuang mati2an untuk menang.

Adapun Dirty Dewa Syu, yang biasanya selalu rival dengan YooHoo, namun kali ini mereka berteman dalam satu tim, dan Syu mengatakan akan mengambil hero anak2, dimana hal ini sempat membuat was2 YooHoo dan Serenade, dikuatirkan Syu akan mengambil hero ecek2, dimana dia tidak pernah bermain sebelumnya. Namun apa yang dikatakannya ternyata benar, yang diambil adalah hero anak2, namun punya kekuatan yang menakutkan apabila jadi!!! 🙂

Sedangkan iMboh sendiri masih tetap konsisten dengan Axe, yang semakin lama semakin mantap dengan serangan2 badaknya, Axe selalu berani maju sampai dibelakang tower musuh. Juragan pun membackup teman2nya dengan hero tanker yang lain, yaitu Centaur Warchief, yang ditengarai semakin lama semakin atos. Dan adalah seorang Yasalam, yang seolah tidak diperhitungkan dari awal, namun belakangan dia bahkan sudah mampu membunuh Dirty Dewa Syu sendiri, yang diikuti dengan semburan tertawa dari Sang Dewa Babel bahwa kemampuan membunuhnya semata2 karena dirinya bermain TERLALU SAFE… 🙂 (no offense pls)

TIGA GENERASI – DEWA BABEL -> JURAGAN -> YASALAM
===================================

Sebenarnya permainan edisi kali ini adalah permainan yang cukup langka. Setelah beberapa kali MENOLAK disandingkan dengan Yasalam, dengan buru2 leaver setelah shuffle player, entah karena apa, kali ini Juragan ho.oh saja saat mengetahui Yasalam ada di timnya. Sementara itu Gurunya sendiri juga berada di tim yang sama. Setelah mati2an mengajari Yasalam, Juragan sadar bahwa Kakek Gurunya bahkan agak enggan mengajari Yasalam, muridnya, karena beberapa alasan yang tidak diketahui. Namun inilah yang terjadi saat ini, dimana sang Kakek Guru harus mempertahankan reputasi perguruan Babel sehingga harus menang!!! Namun sayangnya Kakek Guru tidak mengambil gacoan heronya seperti biasa.

LET’S THE GAME BEGIN!!!
===============

Dengan 4 lawan 3, permainan kelihatan berat sebelah. Namun di level2 awal, ketika masih ada di lane sendiri2, tim Sentinel yang hanya terdiri dari 3 hero cukup mampu memimpin level, dimana sudah dapat dipastikan ada satu lane yang terdiri dari dua hero dan sudah dapat dipastikan keduanya bakalan tertinggal levelnya.

Yang bahkan perlu dicatat disini adalah gaya seruduk dari Slark yang dijalankan oleh Dirty Dewa Syu, bahkan tidak dapat diimbangi oleh YooHoo dan Serenade, dimana pada level2 awal, tanpa nutuki hero sebelumnya (yang menyebabkan agilitynya meningkat), Slark dengan selimut kabutnya datang di tengah2 musuh dan berusaha membunuh salah satu dari mereka. Tentu saja, selimut kabutnya tidak berlangsung lama, sehingga Slark malah ketahuan dan menjadi pukulan telak buatnya, sementara kedua temannya juga masih belum berani maju secara terang2an. Serenade yang memaksa maju, malah ikut jadi bulan2an musuh2nya beberapa kali.

Petir Dewa Zeus pada level2 awal terasa sangat menyakitkan, yaitu dengan kombinasi beberapa skillnya sekaligus dan buat Raijin hal itu sungguh terasa sakit, dimana HPnya yang hijau tahu2 sudah kuning dan merah. Beruntung, Serenade yang tetap telaten menjalankan tugasnya menerangi hutan, masih tetap konsisten dengan tugas itu, sehingga hutan menjadi terang benderang, minimal bisa antisipasi terhadap bokongan musuh.

Zeus dan Kardel yang notabene merupakan hero yang empuk, beberapa kali sempat dibokong terang2an oleh Dirty Dewa Syu, dimana hal inilah yang merupakan salah satu speciality Syu, dan yang menyebabkan dia dianugerahi gelar Dirty Dewa.

Beberapa war bak B-Net sempat terjadi, dimana Slark yang menyerang terlebih dahulu, dibackup dengan Raijin dengan jurus Ultinya langsung menerobos barisan musuh dan mengikat satu diantara mereka (yang pasti Zeus atau Kardel) dan Barathrum langsung charge dan Nether Strike ke salah satu hero.

Memasuki permainan tengah, Slark semakin menjadi2, dimana dengan support dari teman2nya, Slark mampu mendapatkan ULTRA KILL, yakni membunuh semua hero musuh dalam waktu yang hampir bersamaaan. Hal inilah yang semakin mengukuhkan posisi Syu sebagai Dirty Dewa yang ada di puncak posisi Dotters2 lainnya, walaupun ada juga hari2 dimana dia dipelokoto habis2an.

Semakin lama, permainan semakin memanas. Tim Sentinel berhasil mendapatkan Aegis 2x berturut2 dan Raijin dan Slark, rupanya bisa juga bercombo, karena mereka berdua sama2 mempunyai skill untuk mengikat musuhnya, walaupun hal ini tentunya tidak terlalu berpengaruh pada perang besar yang melibatkan 4 pemain musuh. Untungnya Sang Dewa Babel walaupun menggunakan Zeus, namun masih bertempur sampai titik darah penghabisan. Demikian pula halnya dengan Yasalam. Hanya Juragan saja, yang dengan kesaklekannya yang tersohor itu sempat loyo saat musuhnya menyerang balik markas Scourge.

Ketika Slark bahkan sudah mempunyai item Butterfly, keberingasannya semakin menjadi2, dan mungkin hanya mujizat saja yang bisa menyelamatkan Scourge dari kekalahan. Tidak berapa lama pun Frozen Throne berhasil direbut.

-fin