Seperti yang sudah diramalkan oleh Dirty Dewa Syu sebelumnya bahwa pada hari Selasa akan diselenggarakan battle antara ITCHY dan TL, maka terbuktilah ramalan Dewa tersebut. Walaupun pada awalnya yang terlihat hanya Horman, Vicky dan Yasalam, namun akhirnya Serenade juga muncul di arena 225 dan dimulailah pertandingan pertama yang cukup menegangkan.

ITCHY+ (Sentinel)
==========
YooHoo: TerrorBlade
iMboh: Slardar
Juragan: Barathrum
Serenade: TreantProtector

TL (Scourge)
=======
Dirty Dewa Syu: Magina
Vicky: Tiny
Yasalam: Huskar
Horman: Axe

Saat Dewa Syu mengambil Magina sebagai gacoannya, berkat kisikan dari Juragan, YooHoo mengambil TerrorBlade sebagai heronya yang memang kedua hero ini bersaudara namun sudah menjadi musuh. Dan demi melawan Magina, YooHoo yang memegang TerrorBlade mau tidak mau harus build item Difusal Blade untuk mengimbangi Mana Burn nya Magina, walaupun sebenarnya TerrorBlade adalah hero yang hanya mengandalkan kecepatan serang dan hampir2 tidak membutuhkan mana apabila dia sudah bertransformasi menjadi Black Demon.

Karena 4v4 maka permainan menjadi sangat seru, di menit2 awal, YooHoo dengan TerrorBladenya berpindah lane demi memelokoto Yasalam dan Horman; dan peringatan dari Drity Dewa Syu yang sangat terasah intuisnya sudah terlambat. YooHoo muncul tepat pada waktunya saat Yasalam dan Horman sudah kocar kacir oleh serangan Barathrum dan Slardar di lane bawah.

Sementara itu Magina yang ada di lane atas dengan tekun berusaha menjadikan dirinya maupun item2nya, yang cukup membuat repot Serenade yang ada di lane yang sama, dan bahkan memaksa Serenade untuk pulang ke rumah demi mengisi HP dan mananya. Sungguh merupakan hal yang hampir mustahil jika menarget Suzy yang sangat piawai dengan ngeblink ke tempat2 blank spot yang tidak mampu dilihat oleh semua musuh2nya

Battle beberapa kali terjadi dan untungnya tim ITCHY+ sangat kompak dan solid di dalam battle, bahkan pada saat Slardar dikejar oleh musuhnya di hutan Scourge, TerrorBlade sempat melakukan sunder terhadap Slardar sehingga HPnya yang menjadi merah dan HP Slardar menjadi penuh. Barathrum yang selalu ngecharge ke musuh2nya cukup pede melakukan kombinasi serangan charge, MoM dan Nether Strike ke arah musuh2nya.

Bahkan lama2 Magina pun harus mengakui keunggulan musuhnya, ketika dia ramai2 digangbang oleh musuh2nya dengan kombinasi jiret Treant, stun areanya Slardar dan Nether Strike dari Barathrum, sehingga sangat sulit menjadikan itemnya Magina. Posisi Axe yang dikemudikan oleh Horman, kemudian digantikan oleh Sang Dewa Babel yang rupanya tidak mau ketinggalan pesta. Namun Axe dari Dewa Babel tidaklah seapik dari Juragan ataupun iMboh, terbukti dengan beberapa kali Axe malah dipelokoto oleh TerrorBlade dan kawan2nya sehingga sempat membuahkan Triple Kill bagi TerrorBlade.

Demikian pula ketika terjadi war di lane bawah, Magina yang menghajar TerrorBlade dibuat terkejut dengan sunder dari TerrorBlade dan dihabisi langsung oleh Juragan dengan Barathrumnya, jadi tidak sempat ngeblink kemana2. Yasalam yang menggunakan Huskar masih tampak bingung timing yang pas saat menyerang, dimana dia menyerang pada saat hero musuh ngelumpuk menjadi satu, namun di sisi lain, dia harus defend pertahanannya juga, sehingga lebih mudah bagi tim ITCHY+ untuk meatakan Scourge.

Dalam pertandingan selanjutnya, suasana semakin panas. Juragan yang mendadak harus segera pulang membuat permainan menjadi tidak imbang, karena Vicky ternyata masih belum dijemput sama bojonya. Maka digunakanlah permainan dengan AI yang menghasilkan komposisi sebagai berikut:

ITCHY+ (Scourge)

==========
YooHoo: Lich
iMboh: Slardar
AI: Nortrom
Serenade: TreantProtector

TL (Sentinel)
=======
Dirty Dewa Syu: Murloc
Vicky: Tauren
Yasalam: Venomancer
Dewa Babel: Naga Siren

Jika dilihat dari komposisi pemain, seharusnya diatas kertas, tim Scourge bakal diedel2 oleh tim Sentinel karena tidak ada hero killer sama sekali di kubu ITCHY+ Jadi mau tidak mau memang harus bermain cepat. Pada menit2 awal, mode permainan yang tidak -np membuat YooHoo sempat beberapa kali mengambil relic yang ada di sungai. Dan bahkan pada level dibawah level 6, dia menyusuri sungai dan langsung menyerang di bagian tengah yang ternyata ada Syu dan Yasalam. Maka didapatkanlah first blood bagi pembokongan konconya. Keadaan ini sangatlah menggembirakan mengingat biasanya Syu yang melakukan pembokongan seperti ini, namun kali ini dialah yang merasakan bokongnya diserang… 🙂

AI yang sudah menggunakan mode -neng dipelokoto habis2an oleh Dirty Dewa. Setelah beberapa kali dipelokoto oleh Scourge dan merasa belum kuat, dia menghajar Nortrom yang senantiasa seorang diri, dibunuhnya sampai beberapa kali dan tentu saja hal ini membuat dia bertambah kuat dan juga kaya. Walaupun demikian, melakukan pembokongan terhadap Ai, tidak lah segampang terhadap manusia biasa, dimana beberapa kali saat menyerang Nortrom, mereka langsung dieul ke udara.

Chain Frost dan Frost Nova Lich memang cukup menakutkan di level2 awal. Dengan timing yang tepat, Chain Frost yang dilepaskan dapat menghajar beberapa hero sekaligus, sehingga tidak heran Lich sudah beberapa kali membunuh hero terlebih dahulu.

Babel dan Syu yang terkenal dengan kepahitannya masing2, mulai bekerjasama dalam melawan Scourge, yaitu dengan menerapkan strategi kocak mengkocak, sambil menunggu kesempatan melakukan bokong atau lainnya. Sementara itu Yasalam, yang menjadi sangat jarang kelihatan di map ataupun minimap, entah berada dimana, yang jelas dia mau main safe, kelihatan sekali trauma akan permainan2 sebelumnya dimana dia selalu menjadi hero yang ditarget oleh musuh2nya…

Sejak awal, tower Scourge sudah kalah jauh, sebab ada Naga Siren yang selalu mengeluarkan ilusinya untuk membabat tower. Dan sudah bsa dipastikan satu demi satu tower Scourge tumbang, sementara itu dari tim Sentinel, baru menghancurkan satu tower di tengah, dan itu pun dengan susah payah.

Ketika levelnya sudah semakin tinggi, Babel dan Syu masing2 sudah menggunakan item manta style untuk meredam Chain Frostnya LIch dan memang sejak saat itu Chain Frostnya sudah ga begitu terasa lagi. Yasalam yang jarang terlibat dalam pertempuran, terlihat nyaman di comfort zonenya, atau memang bertugas untuk defend, sementara dua Dewa bersatu padu untuk menghajar Scourge.

Beberapa kali Lich yang terlihat sendirian di map, tampak terlambat menyadari sebelum kemudian Syu dari belakang sudah menjiret Lich dan menutukinya hingga terbunuh. Ketika semua sudah defend, suatu kejutan terjadi, ketika iMboh yang saat itu sudah level 25, dengan kekuatannya sendiri sudah berhasil membobol lane bawah pertahanan Sentinel, walaupun itu harus ditebus dengan kematiannya sendiri.

Slardar yang sebenarnya sudah cukup atos, namun ketika dihajar beramai2 juga ancur. Sementara itu Lich dan Serenade pun tidak mampu berbuat apa2, demikian pula dengan Nortromnya yang performancenya sangat kurang pada edisi kali ini, walaupun sempat terjadi Nortrom memelokoto Dirty Dewa dijadikan KFC agar gampang dihajar.

Demikianlah, pada pertandingan kedua, sementara Vicky ditunggui sama bojone, dimenangkan oleh duet Babel dan Syu yang langsung membungkam tim Scourge. Namun, apa yang cukup membanggakan dari tim ITCHY+ adalah perlawanan gigih mereka semua dengan bertahan sampai menit ke 69, berjaya di awal2 terhadap duo dewa dan bahkan melakukan first blood langsung terhadap Dirty Dewa Syu. Namun permainan yang semakin lama, memaksa Scourge untuk bertekuk lutut dihadapan Sentinel. -fin