Di musim kemarau seperti sekarang ini, ternyata masih ada juga yang konsisten  menyelenggarakan turnamen, demikian juga setelah review sudah lama tidak pernah dibuat, namun karena sesuatu alasan tertentu, khusus pada pertandingan kali ini,saya spesial membuat review untuk mengevaluasi hasil pertandingan, yang menurut Juragan, tidaklah fair karena ada seseorang yang tidak konsisten dengan janjinya (walaupun orang yang bersangkutan tidak pernah berjanji untuk melakukannya)

Pembahasan soal pengetikan -random untuk mendapatkan random heroes, sebenarnya merupakan hak asasi penuh dari tiap2 pemain. Keuntungan yang diperolehnya, dia akan mendapatkan bonus 250, karena tidak membeli hero, sedangkan dia harus siap apabila hero yang digunakannya bukanlah hero yang biasa dimainkannya. Selain itu, penggunaan mode -random, BUKAN merujuk bahwa yang mengetik -random itu selalu DEWA. Demikian juga, penggunaan -random BUKAN berarti yang menggunakan itu arogan dan memandang remeh musuhnya (yang bahkan DIRTY DEWA dan Sang Dewa Babel sendiri bahkan hampir dikatakan tidak pernah menggunakan -random). Namun semua itu
semata-mata pengguna -random ingin main fun aja 🙂 walaupun akan mengorbankan perasaan teman setimnya, yang otomatis bakal jadi loyo, apabila temannya melakukan -random

Hal ini ditengarai oleh Juragan dan secara sepihak dia menyimpulkan bahwa salah seorang pemain sudah konsisten menggunakan mode -random pada SEMUA PERMAINAN,sehingga manakala pada satu saat, dia MEMILIH hero, dikatakannya hal itu tidaklah fair. Dan hal itu terjadi pada permainan kali ini. Untuk fase pertama, shuffle player menghasilkan Dewa Babel bersama YooHoo, yang langsung diREJECT oleh iMboh dan untuk fase selanjutnya didapatkan komposisi pemain dan heronya adalah sebagai berikut:

Sentinel
iMboh: Slardar 4eva
YooHoo: SoulKeeper (milih)

Scourge
Juragan: Axe 4eva
Dewa Babel: Naga Sirens

Saat awal permainan, YooHoo sudah bertanya kepada iMboh, apakah dia sebaiknya random atau tidak. Dan iMboh menegaskan bahwa lawannya adalah Undefeatable Team,apalagi dengan Dewa Babel yang menggunakan Naga Sirens, maka dengan tegas iMboh menolak permintaan YooHoo untuk random, dan dia menganjurkan YooHoo memilih hero yang bisa dipakai untuk main fun saja 🙂

Juragan yang satu lane dengan YooHoo di lane bawah tampak tidak seperti biasanya dalam menyerang dan memelokoto YooHoo, dimana YooHoo selalu menyerang saat dia sudah berubah bentuk menjadi siluman hitam dan menyerang dengan range yang aman dari jangkauan Counter Helix-nya Axe. Maka tidak berapa lama, First Blood menjadi milik YooHoo ketika Axe sukses dipelokoto oleh YooHoo. Namun pada sesi selanjutnya, Axe yang sangat percaya diri dengan Counter Helixnya, memanfaatkan skill Culling Bladenya dengan sangat efektif, ketika pada timing yang sangat pas, dia menggunakan Culling Blade pada Terror Blade sehingga posisi menjadi 1-1 untuk YooHoo dan Juragan.

Sementara itu, karena pada level2 awal, Slardar vs Sirens juga tidak menemui kesulitan yang berarti, akibat stun areanya Slardar, dia selalu bisa mengenali Sirens yang asli, sehingga permainan mind trick yang biasa digunakan Dewa Babel tidaklah begitu ngefek terhadap iMbohh yang selalu mengcreambath Siren yang asli, walaupun creambath itu langsung hilang apabila Siren mengeluarkan jurus ilusinya.

Dengan cepat YooHoo yang sudah memiliki item Sange-Yasha, sudah mampu menghancurkan tower sendirian apabila dia dalam bentuk metamorphosisnya dan dalam jumlah banyak. Axe sejak saat itu hampir selalu bersama2 dengan Sirens, walaupunsempat terjadi pada satu saat dimana Sirens dan Axe main satu lane sendiri2, ngocak tim Sentinel. Untuk strategi, Sang Dewa Babel memang bisa diandalkan sepenuhnya.

Skill slow yang dimiliki Terror Blade, terbukti cukup efektif menghadapi Sirens, dimana pada saat dia mengeluarkan jurus ilusinya, skill ini dapat membantu meredam keganasan ilusinya, apalagi saat itu dia sudah memiliki Difusal Bladeyang kata orang merupakan item wajib dari Sirens untuk meloroti mana dari musuh2nya. namun akibat kepiawaian surviving skills dari Dewa Babel, beberapakali Sirens lolos dari sergapan YooHoo dan iMboh dengan kombinasi entrap danSiren’s songsnya. Benar2 skill Dewa…

Ketika Terror Blade sudah mempunyai eye of Skadi, maka pukulannya semakin bertambah sakit, plus ngeslow. Skill Ultinya yang bernama Sunder, bahkan tidak sempat digunakan oleh YooHoo, karena dengan mengandalkan kecepatan serang diri sendiri dan mampu memperlambat serangan musuhnya, Terror Blade menjadi sangat menakutkan. Kombinasi serangan dari Terror Blade dan Stun Area dari Slardar terbukti efektif untuk memelokoto musuh2nya. Walaupun saat ada di lane tengah, Axe yang sudah memiliki Blink Dagger dengan berani ngeblink di tengah2 dan berserk terhadap Slardar yang rupanya HPnya saat itu sudah merah dan sukses memelokoto Slardar dengan Culling Bladenya.

bahkan pada saat2 terakhir sebelum Frozen Throne dihancurkan, Axe sempat menantang Terror Blade gepuk2an, yang dijawab Sang Dewa Babel dengan santai,” Wis gak kiro menang.” sehingga semakin mendownkan semangat juang Juragan. Dan memang, Axe juga dipelokoto dengan sukses oleh Terror Blade.

Komentar pertama yang terlontar dari Juragan adalah permainan tidak fair, karena ada yang tidak pakai -random. Hal ini cukup aneh, sebab tidak adanya ketentuan bagi salah seorang pemain untuk harus selalu menggunakan -random. Dan dengan sekenanya juragan menyatakan bahwa pemain yang bersangkutan sudah berjanji untuk SELALU -random, padahal ketika dikonfirmasi yang bersangkutan tidak pernah mengatakan untuk SELALU -random. Dia melakukan -random untuk bermain fun, walaupun kadang2 memilih hero yang jarang digunakan termasuk salah satu kriteria -fun.
-fin