Dalam masa2 kemarau seperti sekarang, ternyata masih ada juga keinginan dari Dotters untuk kembali berlaga di arena 225, walaupun tanpa kehadiran si bungsu Yasalam. Juragan yang sudah berniat untuk PD (Pendalaman DotA) sejak pagi tampak sedikit kambuh sakaunya, walaupun sudah sekitar dua mingguan gejala2 ini tidak tampak. Sementara itu, Sang Dewa Babel juga mendadak muncul di arena 225, yang oleh karena bujuk rayu dari teman2 lainnya, bertanding pulalah dia… jadi genaplah pertandingan edisi kali ini menjadi 3v3 (walaupun sempat ada pertandingan sebelumnya dengan AI sebagai pengimbangnya)

Setelah cukup lama struggling dengan jaringan, akhirnya dengan teriakan bangga, Dirty Dewa Syu berhasil mengkonekkan seluruh jaringan dengan cara yang ditengarai beberapa teman tidak lazim, yaitu dengan coba2 mengubah IP dan melepas dan mencolokkan kabel kembali, menurut Juragan.(Sing penting lah ISO!!! kata Syu)  Maka gak pake lama, inilah komposisi pemain2nya:

Sentinel
Sang Dewa Babel: Ursa Warrior
Dirty Dewa Syu: Traxex
iMboh: Tidehunter

Scourge
YooHoo: Magina
Serenade: Balanar
Juragan: Mirana

Permainan dimulai, YooHoo yang selane dengan iMboh di awal permainan, cukup sukses memelokoto Tidehunter, dengan telaten menitili mana nya sehingga tidak bisa mengeluarkan skill sama sekali. Balanar yang berada di lane atas melawan Traxex, dibuat kerepotan dan menghasilkan first blood bagi Dirty Dewa Syu. Juragan yang selane dengan Ursa, herannya tidak mampu menghambat levelingnya Ursa, sehingga Ursa langsung melesat jauh meninggalkan teman2nya dan langsung mencapai level 8

Dengan mengandalkan kemampuan blinknya Magina sendiri belum bisa berbuat banyak melawan Ursa, karena skill passivenya yang terkenal sakit itu. Menjelang malam, Balanar sudah bersiap2 untuk hunting hero. Juragan yang selama itu ngintil Balanar, rupanya selalu sigap untuk “membantu”. Di kala Traxex yang sudah nowhere to run dihajar oleh Balanar, dengan satu tembakan panah yang sangat manis, Juragan menghabisi Traxex tepat disaat balanar mau memberikan last hitnya, dan hal ini membuat Serenade melongo.

Bukan hanya itu saja, hal ini sempat diulang selama beberapa kali, dimana Balanar yang ngos2an menghajar musuhnya, diakhiri dengan tembakan panah dari Juragan, ataupun Starfallnya. Tak pelak, hal ini cukup membuat Serenade merasa sedikit kesal, sehingga semenjak saat itu, Juragan berpindah ngintil Magina saja. Item Juragan pun semakin meningkat, mengingat dia yang selalu mendapatkan duit, sehingga dia langsung melengkapi dirinya dengan Maelstorm dan Manta Style. Posisi tower yang terus dihajar oleh Sentinel, membuat Scourge mulai merapatkan barisan dan mulai fokus tower. Dengan item yang rata2 lumayan jadi, Scourge berusaha menekan balik serangan2 Sentinel.

Namun tiba2, laptop yang digunakan Serenade terputus, sehingga dia leave game lebih dahulu. Dirty Dewa Syu yang melihat hal itu juga leave game karena menyangka permainan berakhir. Namun Juragan masih ngotot untuk menyelesaikan permainan, terbukti dengan gigihnya dia melanjutkan permainannya. maka permainan 2v2 terus disambung. Sang Dewa Babel dan iMboh mati2an bertahan dengan apa yang ada, dan untungnya mereka berdua termasuk hero babon2 sehingga tidak gampang untuk dipelokoto.

Yang terjadi kemudian mungkin sudah dapat ditebak, Juragan dan YooHoo langsung menghancurkan tower Sentinel dan merebut Tree of Life nya… Walaupun sudah dapat diprediksi kemenangan Scourge, namun Dirty Dewa Syu mengatakan kalau dia masih yakin menang apabila permainan masih tetap 3v3. fin.