Benar2 speechless saya menulis review ini, tidak ada perkataan yang lebih tepat untuk dilontarkan terhadap keDEWAan dua makhluk dotters yakni Dirty Dewa Suzy dan Sang Dewa Babel, dimana walaupun mereka bersama dengan Yasalam yang notabene masih butuh banyak bimbingan dan dukungan dari para DEWA, namun mereka masih bisa mengimbangi, bahkan membuat repot lawan2nya. Permainan bahkan boleh dibilang tidak berimbang dengan 4 lawan 3, sebagaimana tertulis dibawah ini:

SENTINEL – TIM DEWA

===================

Dirty Dewa Suzy: Razor

Sang Dewa Babel: Naga Siren

Yasalam: Jakiro

SCOURGE – TIM ECEK2

===================

iMboh: Axe

Juragan: CW

Serenade: Treant Protector

YooHoo: Magina

Sebenrnya permainan Dewa melawan tim Underdog ini dipicu dari ketidakpuasan dari permainan sebelumnya, dimana Serenade yang menggunakan Rikimaru, hampir tidak bisa berbuat apa2 melawan Duo Dewa + Yasalam yang kebetulan menggunakan Krobelus, Treant Protector dan Jakiro. Bahkan Axe yang biasanya sangat agresif, terlihat kurang perhitungan dengan semangat yang membabi buta berupaya membunuh Krobelus yang HPnya merah, namun spiritnya masih beterbangan mengelilingi dia. Bahkan beberapa kali Rikimaru juga sempat dibunuh oleh apinya Yasalam. Benar2 sebuah pertandingan yang harus dirematch, mengingat Tree of Life sudah bisa dihancurkan hanya dalam tempo 22 menit saja. Jadi tampaknya, yang melawan Dewa harus ditambah dengan seorang YooHoo lagi baru bisa dikatakan seimbang. Demi menjaga pridenya, Serenade sampai harus memending jadwal lesnya dan bahkan membuka laptopnya sendiri untuk melawan duo dewa.

Peperangan melawan Dewa dapat dimulai dan tim Scourge yang uangnya lebih sedikit terlihat cukup keteteran di level2 awal. YooHoo sendiri terlihat mondar-mandir berpindah lane yang satu ke lane yang lainnya, sehingga levelnya tertinggal cukup jauh. Upaya YooHoo untuk membokong Naga Siren pada saat masih level satu, tidak membuahkan hasil yang memuaskan, dengan larinya Naga Siren dan kembali lagi berlaga dengan HP yang sudah full. Dengan kombinasi mirror, semburan airnya dan ensnare, Sang Dewa Babel cukup sukses memelokoto Serenade di level2 awal. Sementara itu power up Double Damage yang diambil oleh Razor cukup mengejutkan Serenade dan dengan power up itu dia bisa mulai mencicil tower yang ada di lane atas bersama bayangan Naga Siren. Dirty Dewa Suzy yang menggunakan hero carry Razor tampak sangat jarang terlihat di arena pertempuran, yang memungkinkan dia untuk menaikkan experience dan duwek nya di hutan. Namun karena cukup direpotkan dengan perlawanan naga Siren, tidak seorang pun dari Scourge yang sempat nyari Suzy di hutan.

Sementara itu Yasalam dengan hero kebanggaannya perlahan namun pasti mendesak tim Scourge, yang dijaga oleh Juragan. Juragan dengan CW nya cukup mampu menjaga jarak dari Yasalam. Battle terjadi di lane atas, dimana YooHoo dengan Magina nya yang belum punya apa2 berusaha mengejar Razor yang sudah merah. Namun berkat kesigapan dari naga Siren bolonya dan kepiawaian Suzy untuk lari ke blank spot, YooHoo yang balik dipelokoto oleh Babel+Suzy sementara teman2nya pun tidak bisa berbuat banyak karena arena pertempuran yang tidak memungkinkan. Sejak saat itu YooHoo lebih banyak creepingan di hutan demi menjadikan Magina nya. Ketika sudah respawn, YooHoo melihat satu kesempatan emas, dimana dia berhasil melempar mana voidnya ke arah yasalam yang mau lari dengan HP merah dan mana habis. Tak ayal, Yasalam langsung mati dibunuh (baca: disampah) oleh Magina.

Duo Dewa dengan ganasnya mengocak tim Scourge, dimana tim Scourge harus mati2an lari2, portal dan pindah lane. Dan seakan membenarkan kedewaannya, bahkan ketika harus dikejar dengan empat hero sekaligus, Sang Dewa Babel dan Suzy masih bisa lolos!!! YooHoo yang bolak-balik ngeBlink demi membunuh seorang Dewa dibuat sangat geregetan dengan situasi seperti ini. Demikian juga skill Enshare dan Siren Song selalu pas digunakan oleh Sang Dewa Babel, sehingga mereka berkali2 mampu meloloskan diri dari sergapan tim Scourge. Itu pun sudah dibantu oleh jiretan Treant, masih juga belum bisa kill!!!

Untungnya kekompakan tim Scourge masih tetap terjaga. Dengan meletakkan target awal di Yasalam, Scourge mulai melakukan serangan balik. yasalam yang menjadi target seringkali menjadi bulan2an YooHoo yang memang senang menghabiskan mananya, walaupun sempat juga terjadi mana void dilemparkan ke arah Naga Siren yang berusaha melarikan diri saat HPnya sudah sangat merah.

Perlahan namun pasti tim Scourge mulai mendesak Sentinel dan ketika hero Sentinel berhasil dibunuh lewat suatu peperangan yang melelahkan (bahkan Dirty Dewa Syu sendiri mengatakan kalau tangannya sudah kesel ga karuan), tower tengah berhasil dihancurkan. Ketika semua berusaha pindah ke lane atas, Juragan yang memakai CW dan tidak sempat lari, kena jiret Naga Siren dan dihajar berame2 oleh tim Sentinel, sehingga dia bisa dibantai dengan sukses. Magina yang saat itu sudah mempunyai item Cranium Basher, menjadi eksekutor terakhir, dimana dia akan ngeblink langsung ke hero yang mau lari. Satu ketika, pengejaran terhadap Yasalam sampailah pada satu titik mati dimana Yasalam tidak bisa lari lagi, sementara Razor juga ikut memburu dari belakang. Beruntung dengan skill Blinknya, YooHoo dapat meloloskan diri setelah membantai Yasalam.

Sementara battle masih terjadi, Magina masih sempat beradu dengan Roshan sehingga dia bisa memperoleh Aegis. Dirty Dewa yang selama itu sudah mempunyai item Lothar, cukup dibuat repot dengan musuh2nya, karena iMboh membeli gem, sehingga sosok razor yang menghilang sangat terlihat dengan jelas. Ketika sudah mempunyai item Manta dan Butterfly, YooHoo dan teman2nya menghajar tower di lane bawah dan hanya dalam hitungan detik saja tower sudah hancur, berikut Tree of Lifenya…

Seandainya saja, permainan 3v3 sudah bisa ditebak yang menang adalah tim Sentinel. Dewa Babel dan Dirty Dewa Suzy memang layak disebut Dewa karena individual skill yang tinggi dan kemampuan mereka menyusun strategi dan kekompakan mereka yang mampu saling menunjang, memanfaatkan skill dan item masing2 di dalam sebuah war, serta kelihaian mereka dalam membimbing pemain yang baru belajaran, sehingga mampu dimanfaatkan sebagai kawan yang menunjang permainan mereka… pancen dewo kon Bel, Suz…!!!