Pertandingan yang terjadi pada saat ini terbilang seru, dimana Dirty Dewa Syu dan Dewa Babel bergabung menjadi satu, ditambah dengan ATP, yang selanjutnya dikenal dengan nama Yasallam… 🙂

Game yang pertama diawali dengan pemilihan hero dari Dirty Dewa Suzy yang sudah dapat diprediksi yaitu Faceless Void, sementara Dewa Babel menggunakan Meepo nya dan Yasallam menggunakan Ursa Warrior. Dari sisi Sentinel, Juragan yang sekarang cukup piawai berstrategi menggunakan CW, iMboh masih tetap konsisten dengan Axe, YooHoo menggunakan Jakiro, Twin Head Dragon dan Serenade menggunakan Mortred.

Game ini cukup alot dan yang terjadi adalah pemelokotan terhadap masing2 pihak. Faceless Void yang terkenal dengan kepiawaiannya ngutan, sangat sulit ditemukan di dalam hutan Sentinel maupun Scourge, dimana dia sangat mahir menghitung waktu, saat mana dia harus berada di tempat yang tepat. Juragan yang saat ini memegang komando di atas teman2nya cukup cerdik mengatur siasat, walaupun ada satu saat dimana gara2 komandonya, Meepo bisa mendapatkan Triple Kill!!! Sebagai catatan: melawan Meepo harus menyerang SEKALIGUS! jangan dicicil satu2 heronya yang bisa mengakibatkan kematian masing2 hero.

Sementara itu Yasallam menggebrak arena pertempuran dengan penggunaan hero Ursanya yang cukup menakutkan, sehingga dia mendapatkan First Blood dengan memelokoto YooHoo terlebih dahulu. Pada permainan tengah, terjadi koordinasi yang cukup apik antara duo Dewa, namun tetap saja perlawanan Sentinel yang merapatkan barisan, tak pelak membuat Meepo bingung juga, di lain pihak Faceless Void dengan serangan sergapannya langsung mengacu kepada hero yang paling empuk saat itu, yaitu Jakiro, walaupun pernah terjadi Jakiro yang tidak terkurung Chrono, malah bisa menyerang Faceless Void di dalam Chrononya yg mengakibatkan dia kabur… (Juragan said:”Loh Chrono kok dipake kabur?)

Saat lane tengah dihancurkan beserta kedua tower terakhir sehingga tersisa hanya Frozen Throne saja, YooHoo membuat sebuah kesalahan yang fatal, yaitu dimana dia bernafsu menang untuk segera menghajar Frozen Throne. Tanpa disangka2, Meepo bukannya mendefend malahan nutuki Roshan sampai dia mendapatkan Aegis, sehingga dia bisa langsung portal ke rumah dan menghabisi semua hero yang mengganggu Frozen Throne.

Untungnya, Juragan dan iMboh sudah atos dan mampu memainkan peranannya sebagai hero tanker. Sehingga tidak berapa lama kemudian, Frozen Throne pun berhasil dihancurkan.

Permainan berikut, boleh dibilang permainan “fun”. YooHoo mengambil Rhasta, yang diikuti dengan N’aix oleh Serenade, Jah’rakal oleh Juragan dan Traxex oleh iMboh. Pemilihan hero Rhasta oleh YooHoo ditandai oleh teman2nya bahwa kita mau main yg enak2 saja 🙂 Padahal di pihak musuh, ada Dewa Babel dengan Axe nya, Dirty Dewa Syu dengan Ursa dan Yasallam dengan Venomancernya yang belakangan menjadi Dewa dalam edisi kali ini 🙂

Maka khusus pada pertandingan ini, tim Scourge yg terdiri dari YooHoo dkk harus mengakui keunggulan Yasallam dkk, dimana pada edisi kali ini Yasallam memegang peranan yang sangat penting dalam kesuksesan pemelokotan musuh2nya.

Pada battle terakhir, bolo masih tetap sama, sementara Yasallam sudah sangat pede dengan hero kesukaannya yakni Venomancer, disusul dengan Meepo oleh Dewa Babel dan Nerubian Weaver oleh Dirty Dewa Syu. Sementara itu YooHoo menggunakan Harbinger yang langsung bergabung dengan Treant Protector, iMboh dengan Slardarnya dan Juragan dengan Axe. Untuk game yang terakhir ini, Yusak juga datang untuk menyaksikan sebagian jalannya pertandingan, dan dia sudah memprediksi bahwa kemenangan akan ada di tangan YooHoo dkk.

Dan memang demikianlah yang terjadi! Juragan yang sudah semakin matang dengan skill dan itemnya, menggunakan blade mail dan blink dagger yang dipadu dengan skill Berserker Call untuk membunuh Meepo seorang diri!!! Suatu prestasi yang sangat luar biasa dari seorang murid terhadap shifunya. Sementara itu sempat terjadi kesalahpahaman dalam mengeluarkan skill, yang pada akhirnya disepakati bahwa Serenade akan mengeluarkan ulti terlebih dahulu sebelum kemudian disusul oleh teman2nya (terutama Astral Imprisonment akan dicast pada saat2 terakhir). Bahkan Yasallam yang sangat ndewo di permainan kedua, dibuat juga tidak berkutik melawan musuh2nya yang semakin lama semakin melesat jauh meninggalkan mush2nya. Bahkan Dirty Dewa Syu yang kedengaran sangat moncol pada pertandingan selanjutnya terdengar sangat mingkem dan hanya menggaruk2 gundulnya, ketika creambath Slardar sangat efektif digunakan untuk me-reveal posisinya sehingga mudah untuk dipelokoto. Maka permainan terakhir sudah bisa dipastikan menjadi milik Sentinel, sesuai ramalan Yusak.

Kesimpulan
Permainan Juragan dan Yasallam sudah meningkat jauh dibandingkan sebelum liburan dan mereka sudah bisa disejajarkan dengan Dewa. Kita nantikan sepak terjang Yasallam yang lebih ganas lagi dibandingkan hari ini…. Semangat Yasss :))