Rasanya kurang afdol kalo tidak ada review dari battle terakhir yang terjadi antara jagoan2 Dotters kita menjelang liburan Lebaran kali ini. Tentu saja, ini bukanlah yang terakhir, dan pasti akan disambung dengan edisi2 berikutnya, serta kita nantikan juga Review dari clan-nya Rahadi yang akan segera diposting disini. Pokoknya ikuti terus edisi2 review, persembahan spesial dari YooHoo (kontribusi terbanyak saat ini) dan Juragan Martinez Meinardi…

Atas kesepakatan bersama, dimulailah petualangan mencari Multi Player Game di kawasan PTC, HR Muhammad dan sekitarnya. Setelah berputar2 tanpa hasil, akhirnya atas berkat bantuan seorang Dave, didapatkanlah sebuah warnet mungil di kawasan patung kuda, dan tempat yang kosongnya bisa pas 8!!! sungguh sebuah keajaiban yang tidak mungkin kita temukan sehari2…

Seperti hal yang selalu terjadi, selalu terjadi perdebatan di awal permainan yang memperdebatkan bolo, namun akhirnya diperolehlah komposisi pemain sebagai berikut:

SENTINEL

Dewa Babel: Sand King (milih terakhir)
Anton Mramono: Venomancer
Serenade: Ursa Warrior
Juragan t1nez: Ogre Magi

SCOURGE

Dirty Dewa Suzy: Raigor
iMboh: Slardar
YooHoo: Balanar
Muzicman: Axe 4Eva

Terompet perang dibunyikan dan semua hero menempati posisi masing2. Balanar yang menempati posisi lane tengah, langsung berhadapan dengan Dewa Babel dengan jurus Sand Stormnya Sand King yang selalu “singiden” di balik debu pasirnya. Seharusnya dengan kombinasi skill Axe dan Slardar, jurus ini bisa dipatahkan dengan mudah. Balanar yang saat itu masih siang hari, hanya bermain jarak saja menghadapi Dewa Babel.

Sementara itu Suzy dengan skill Dewanya mampu dengan akurat menempatkan Fissurenya sehingga memblok jalan lawannya, walaupun pernah dalam satu kejadian, Balanar yang bernafsu membunuh sempat keblok jalannya oleh Fissure Raigor yang mengakibatkan kematiannya. Setelah masing2 hero sudah mencapai level 6, dimana skill ultimate sudah bisa digunakan, maka permainan ala B-Net dengan hero 4v4 kembali terjadi.

Tentu saja hal ini cukup membingungkan bagi beberapa Dotters yang belum pernah/jarang terlibat dalam permainan keras seperti ini. Adalah seorang Axe yang sempat bengong berada di tengah sungai, dan bagaimana dia cukup dibingungkan oleh gerakan musuh2nya, yaitu mau nyerang siapa pada saat battle, karena semua hero muncul dan semua skillnya dikeluarkan. Venomancer juga sempat melakukan kesalahan, dimana dia muncul secara terang2an di lane bawah… SENDIRIAN! Dengan segera semua lawannya langsung berlari ke arah sana dan Venomancer berhasil dipelokoto habis2an disana. Sebenarnya pada saat itu, Juragan yang duduk di sebelah YooHoo sempat mengadakan pendekatan secara persuasif kepada YooHoo “Hei ojok dipateni, iku posisine salah” Namun YooHoo menyadari kode dari teman2nya yang kemungkinan besar sedang berusaha menarik uang karena mau dipake beli item :o) jadi pemelokotoan terhadap Veno terjadi juga… :o)

Di lain pihak, Juragan dengan Ogre Maginya juga semakin mantap walaupun Multi Castnya juga ga seberapa sering keluar. Support yang diberikan Juragan dalam tim juga cukup bagus. Ursa Warrior yang menjadi eksekutor sempat mendapatkan Aegis dari Roshan, yang sayangnya hal itu tidak cukup membantu tim Sentinel untuk berada di atas angin.

Balanar yang develop item Agahnim terlebih dahulu, memberikan vision kepada teman2nya di malam hari, dimana sudah tidak ada lagi blank spot buat teman2nya. Dengan attack speed dan movement speed yang maksimal, Balanar menjadi ujung tombak teman2nya dalam battle, walaupun sempat pula beberapa kali, setelah Slardar mati terlebih dahulu, serangan Sand King dan teman2nya membuat tim Scourge kewalahan juga.

Ketika memasuki permainan akhir, Slardar yang sudah jadi (total killnya mencapai 20+) menjadi sangat menakutkan bagi teman2nya, dimana epicenter Sand King sudah tidak begitu terasa lagi baginya dan bahkan Enrage+Overspeednya Ursa juga tidak mampu membunuh Slardar. Hal ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Suzy dan YooHoo yang mana pada saat battle selalu aktif terlibat. Sedangkan Axe memang masih harus lebih sigap lagi dalam battle.

Menjelang menit ke-60, tim Sentinel sudah langsung menyerang ke garis depan. Balanar yang bahkan masih sempat mendapatkan Aegisnya Roshan menjadi TB buat teman2nya. Maka Tree of Life pun berhasil dihancurkan. Nice game teman2… Semoga tidak ada ganjalan di hati… Selamat Berlibur, kita jumpa lagi di battle berikutnya… fin.