Demi menjaga kesakauannya (agar tetap sakau, maksudnya) Serenade ikut masuk ke kancah pertempuran dan bersiap berlaga bersama para Dotters lainnya. Setelah melalui perundingan seru, karena jumlah pemain yang ganjil, akhirnya didapatkan sebuah keputusan bahwa ITCHY akan bertempur melawan Serenade+Dave+ATP sekaligus. Setelah dikocok2, ditemukanlah komposisi hero sbb:

SENTINEL

YooHoo: Mirana Nightshade

Juragan: Slardar Slytherin Guard

SCOURGE

Serenade: Butcher

Dave: Axe 4Eva

ATP: Venomancer

Battle pun dimulai dan YooHoo harus berhadapan dengan dua lawan sekaligus yakni Dave dan ATP di lane bawah, sementara Juragan ada di lane tengah melawan Serenade. Dengan sabar YooHoo berusaha menitili lawannya, walaupun lawan, terutama Axe juga menitili YooHoo dengan Battle Hungernya. Beruntung ada ular2 si Venomancer, sehingga saat terkena Battle Hunger, YooHoo langsung bisa meredam efeknya karena membunuh ular2 tersebut.

Sebuah pembokongan gaya baru ditampilkan oleh ATP, dimana dia mengeluarkan racunnya dari belakang tower dan cukup mengejutkan YooHoo sebenarnya. Namun sayangnya serangan ini terlalu dekat dengan tower dan kurang koordinasi dengan Axe, sehingga serangan ini menjadi tidak berarti. Kebingungan Juragan pada saat awal dulu bermain DotA ternyata dirasakan oleh ATP dimana dia belum bisa mengira2 waktu untuk menyerang dan waktu untuk mundur. Pernah sesekali bahkan dengan HP dan Mana yang full, ATP malah mundur tidak berani menghadapi lawannya. Namun di lain waktu, dengan HP yang masih setengah ke bawah, dia malahan maju dengan semangat 45, seolah membiarkan dirinya dipelokoto musuhnya. Dan hal inilah yang terjadi pada pertempuran kali ini, dimana dia dipelokoto dengan sukses oleh YooHoo yang menghasilkan first blood bagi YooHoo.

Memasuki permainan tengah, permainan semakin seru. YooHoo yang hanya dibackup oleh Juragan berjuang mati2an mempertahankan daerahnya. Sementara itu Scourge yang terdiri dari 3 pemain terus mendesak dan bahkan berhasil menjebol tower2 Sentinel. Permainan yang cukup cantik ditunjukkan oleh Serenade dimana Hooknya hampir selalu mengenai sasarannya. Beberapa kali, Mirana ataupun Slardar kena tarik Hook Pudge dan langsung stun dengan skill Dismembernya pula. Sayangnya, kedua temannya kurang sigap membaca situasi sehingga tidak berhasil membunuh Sentinel.

Walaupun demikian, tim Sentinel semakin terjepit. YooHoo juga sempat melakukan kesalahan yang cukup fatal, dimana dia bermaksud memelokoto ATP sendirian. Namun ternyata hal itu cuma umpan, dan di belakang YooHoo Serenade dan Dave sudah menanti untuk memelokoto YooHoo habis2an.Sebuah permainan tim yang cukup apik yang ditunjukkan oleh Serenade dkk.

Ketika suasana menjadi semakin panas, tim Sentinel merasa perlu rehat sejenak dan secara kebetulan pemain2nya pergi ke kamar mandi. Ternyata ada satu pembicaraan taktik yang cukup jitu yang terjadi di area toilet dan ketika mereka kembali, pola permainannya sudah berubah, dan mereka dapat memelokoto musuh2nya tanpa kesulitan yang berarti.

Saat item Mirana sudah mencapai level Butterfly, skill ultinya justru digunakan untuk menyerang musuh. Axe yang saat itu cukup terkejut sempat dipelokoto oleh YooHoo dan Juragan. Tindakan penyelamatan yang dilakukan Pudge ternyata gagal. Maka ketika selisih level hero dan tower yang dihancurkan semakin jauh, yang terlihat adalah kemenangan yang ada di tangan Sentinel, walaupun cukup ngos2an dan memeras keringat… fin.

*** EDITED ***

Berhubung ada permintaan dari Dirty Dewa, akan dituliskan sekilas review disini untuk menjaga perasaan Dirty Dewa dan agar dia menjadi semakin produktif dan kreatif dalam mempelajari hero2 semuanya.

Mungkin tidak banyak yang bisa dituliskan disini karena sejak awal niat dari duo dewa adalah MENANG dengan NAFSU. Jadi mereka sudah pasti menggunakan hero andalannya yaitu Faceless Void dan Sand King. Faceless Void, yang walaupun baru terakhir2 ini digunakan oleh Dirty Dewa Suzy, dia kelihatan cukup piawai mempergunakannya demi melakukan pemelokotoan terhadap salah satu personil di pihak lawan.

Sementara itu Dewa Babel yang belakangan sudah sama DIRTYnya dengan Dirty Dewa Suzy, sekarang selalu memilih pada kesempatan terakhir, dimana hero yang dipilihnya selalu merupakan ANTI dari hero yang digunakan musuh2nya. Tim ITCHY yang terdiri dari Atropos, Abadon dan Slardar dibuat tidak berdaya bahkan dari menit2 awal.

Slardar yang dijalankan Juragan, yang terkenal dengan ke-SAKLEK-annya dapat dengan mudah dipelokoto oleh Babel, ketika Babel yang menghilang di tengah badai pasir, justru memBURROW Slardar duluan persis didepan tower Scourge sehingga darah Slardar yang sangat tipis itu dimanfaatkan oleh Babel, yaitu dengan burrow sekali lagi, First Blood diperoleh Babel. Sementara itu YooHoo dengan Atroposnya tidak mampu membantu karena mananya sendiri sudah habis. Tingkat akurasi dan perhitungan yang cermat serta kemampuan individual yang tinggi ditunjukkan oleh Dewa Babel dalam permainan kali ini.

Dilain lane, Imboh juga berhasil dipelokoto oleh Dirty Dewa Suzy yang pada edisi kali ini lebih banyak main lane karena dia sudah merasa yakin berada di atas angin. Dengan individual skill yang sudah mencapai tingkat DEWA, apa yang bisa diharapkan oleh tim ITCHY apalagi saat Duo Dewa bergabung. Yang diperoleh adalah pemelokotan besar2an terhadap tim Sentinel yang bahkan untuk menarik nafas saja ga sempat.

Imboh, yang terkenal dengan abab panasnya, terus2an menyerang dari sisi mental terhadap Duo Dewa. Contoh: “Opo iku? Isone keroyokan” “Mangkane tah Bel… lek ga iso gawe Sand King iku ojo nggawe Sand King” “Lek ngono tok gak bangga yo!” dll Namun disamping skill yang terasah, duo dewa ini juga mempunyai mental setebal baja, sehingga mampu meredam abab panasnya Imboh.

Satu hal yang perlu dicatat disini adalah pemelokotoan Dirty Dewa Suzy yang TERANG2an terhadap salah satu personil ITCHY, yang entah didasarkan karena dendam pribadi atau alasan lainnya. Bahkan Dewa Babel sendiri menyadari target Suzy selalu terhadap Atropos (dan demikian pula yang terjadi dengan edisi pertandingan2 lainnya), sementara apabila Dirty Dewa menjadi bolonya, mainnya selalu GUYONan dan NGGA serius (gejalanya adalah membaca skill hero pada saat main dengan suara yang keras dan juga efek MINGKEM di sepanjang permainan) Hal ini menjadi salah satu faktor yang patut dipertanyakan, sebagai lawan tanding, bisa main dengan serius, lha kalau sebagai kawan kenapa selalu CENGENGESAN dan ga serius?

Permainan berakhir dalam tempo 35 menit saja dan bahkan pada detik2 terakhir, Imboh masih menyerang dengan abab panasnya yang tersohor itu. “Ayo mlebu o kene nang fountainku, tak ajar kabeh” Duo Dewa memang sempat masuk ke fountain, tapi buru2 lari setelah dihajar oleh fountainnya Sentinel.