Sentinel:

YooHoo Squirrel: Atropos Bane Elemental

CD Tinez: Leviathan

Imboh: Venomancer Lesale Deathbringer

Scourge:

Dirty DEWA Suzy: Treant Protector

DEWA Babel: Sven Rogue Knight

Anton Pramono -> anggota baru, belum punya nickname: Razor

Mode: tentu saja -apnpsp

YOOHOO DAN CD TINEZ DIPELOKOTO DEWA

===========================

Dari permainan hari ini dimana ada Duo DEWA bergabung dalam satu tim, YooHoo dan CD Tinez sejak level 6 sudah bercombo mengingat sangat liciknya DEWA2 yang dihadapi. bahkan karena keteledoran YooHoo, pada level 2, CD Tinez berhasil dipelokoto oleh Dirty Dewa Suzy yang meninggalkan lane nya hanya untuk membantu Dewa Babel memelokoto Juragan. Dalam hal ini, YooHoo meminta maaf kepada Juragan karena teledor mengingatkan dia, bahwa musuh yang dihadapi saat ini adalah dua sosok makhluk yang terkenal dengan keLICIKannya dan kelicinannya. Dalam beberapa kali battle, YooHoo dan CD Tinez tidak mampu berbuat banyak dan terus2an dipelokoto dengan combo stun area dan jiret dari Treant.

SYNDROME MIRANA

============

Di tengah2 battle antara YooHoo dan CD Tinez melawan DEWA2 nan licik, YooHoo kembali merasakan Syndrome Mirana, dimana skill ultinya tidak berlaku sama sekali menghadapi dua hero ini. Skill Fiend’s Grip adalah skill chanelling dengan target ke 1 hero musuh. Apabila kena stun ataupun jiret Treant, sudah dipastikan batal skillnya. Bahkan, suatu saat di lane tengah, Fiend’s Grip dibatalkan dengan mudah oleh Sven. Hal ini mengakibatkan YooHoo sempat merasakan gejala Mirana Syndrome, sebelum kemudian disadarkan oleh Juragan bahwa perjuangan masih sangatlah panjang…

LES PRIVAT DI TENGAH BATTLE

===================

Di tengah perpelokotan YooHoo dan CD Tinez oleh duo Dirty DEWA (karena keDIRTYan Babel sekarang sudah dianggap bahkan melampaui DIRTY DEWA Suzy sendiri),  yang terjadi di lane atas dan lane tengah, Imboh yang seharusnya berhadapan dengan Pram, terlihat sangat nyaman dan malah memberikan Les Privat kepada musuh, tanpa mempedulikan kedua temannya yang dipelokoto habis2an. Karena keduanya terlihat aman, damai dan sejahtera, maka sudah dapat dipastikan masing2 tower yang ada di lane bawah masih ijo royo2 dan pembiaran Imboh sendirian di lane bawah, memberikan dampak yang cukup mengejutkan bagi para DEWA Dirty. Segera YooHoo melihat level pram yang sudah mencapai level 10, serta merta dia mengingatkan Imboh bahwa Pram sudah boleh dipelokoto. Imboh yang tampaknya tidak terlalu tega, kembali disadarkan YooHoo bahwa Pram nantinya akan dijadikan alat oleh kedua DIRTY Dewa untuk menghantam Sentinel.

PRAM DIKONTROL BABEL

===============

Ketika permainan mulai semakin seru, ada teriakan dari Sang Dewa Babel untuk menshare unit dari Pram. Hal ini menimbulkan kecurigaan dari tim Sentinel, bahwa Sang Dewa Babel ikut mengontrol Razor yang harusnya hanya dijalankan oleh Pram. Betapa tinggi pride yang dimiliki oleh Duo Dewa sehingga hal2 semacam ini masih dihalalkan oleh mereka. Di lain pihak, Suzy menggunakan Pram sebagai alat (baca:tameng) ketika item Lotharnya sudah jadi, maka Razor dijongkrakno ke depan, disuruh meng-cast Eye Stormnya. memang, sebagai new comer, harus siap untuk dipelokoto baik oleh lawan maupun teman setimnya sendiri. Juragan pastilah benar2 tau akan hal ini. Beberapa kali Pram harus menerima nasibnya untuk dipelokoto, apalagi oleh YooHoo yang sangat sadis langsung meng-cast Fiend’s Grip pada Razor yang saat itu tengah sendirian di lane bawah. Sementara Imboh masih tarik ulur, YooHoo kembali mengingatkan bahwa permainan sudah dikuasai Duo Dirty Dewa, jadi tidak ada alasan untuk tidak memelokoto Pram … :))

ASYIKNYA MEMELOKOTO DEWA

===================

Permainan semakin seru ketika Dewa2 yang dihadapi tim Sentinel semakin licik dan dirty. Sang Dewa babel tentu saja sudah mengandalkan Lotharnya dan sementara Treant sendiri punya skill untuk menghilangkan dirinya. Imboh yang levelnya tertinggi dari teman2nya sadar bahwa tanpa gem, mereka akan terus2an dipelokoto oleh Dewa Babel. Imboh segera membeli gem dan terjadilah beberapa kali battle bak B-Net. Ketika Imboh sudah memiliki item Sange Yasha, pemelokotoan Dewa semakin menarik karena Suzy sudah tidak mampu lagi menghilangkan dirinya (tetap kelihatan) dan Dewa Babel yang berlothar juga mengalami nasib yang sama. Pelan namun pasti, Sentinel mulai mendesak dan YooHoo mengakui strategi Sentinel yang bergabung menjadi satu untuk melawan Dewa cukup berhasil. Intuisi juragan di dalam perang cukup memuaskan, walaupun ada kalanya dia missed yang waktu diatas, sehingga Imboh cukup merasa dipelokoto oleh Duo Dewa. ketika permainan semakin bertambah panas, bahkan Dewa Suzy sendiri kali ini harus mengakui kekompakan tim Sentinel, dimana dia harus nerima ditidurkan oleh Atropos sementara Veno dan Leviathan menunggu disekelilingnya, siap untuk memelokotonya untuk yang kesekian kalinya. Terlontarlah chat dari Dewa Suzy bahwa permainannya sudah terlalu lama (apakah ini juga termasuk gejala Mirana Syndrome?) Veno yang sudah sangat mengerikan dan dua temannya segera maju ke depan dan setelah membunuh Dewa untuk yang terakhir, Frozen Throne pun berhasil dihancurkan… fin