Sentinel:

Serenade: Gondar Bounty Hunter

Muzzifreak: Tiny Stone Giant

YooHoo Squirrel: Darkterror Faceless Void

Scourge (The Dream Team – DEWA)

Dirty DEWA Suzy: Treant Protector

Sang DEWA Babel: Axe Mogul Kahn

DEWA AI: Kael Invoker

Mode: -sdnpnesp

Lama Permainan: kira2 50 menitan lah…

Prolog:

Title Review diatas sangat cocok untuk menyatakan kekalahan duo DEWA yang sangat menyakitkan tentunya bagi DEWA2 yang bersangkutan. Apalagi bagi Dirty Dewa a.k.a. Dewa moncol yang biasanya sepanjang permainan selalu mbacot, tampak sangat diam sepanjang permainan (walaupun di early game sempat mbacot juga). Dengan demikian, terbuktilah bahwa di dalam permainan DotA, yang dibutuhkan bukanlah DEWA, tetapi permainan teamwork yang baik dan kompak. SeDEWA2nya seorang player yang sesumbar mampu membungkam semua musuhnya, kalo sudah digangbang, pasti binasa. Kecuali kalo HPnya 10000 dengan armor 1000! Dengan kekalahan kali ini, maka Dirty Dewa Suzy sudah beberapa kali kalah dalam pertarungannya. Kita menantikan kebangkitannya tanpa kemoncolan lambenya. Selamat menikmati review edisi kali ini :))

THE MYSTERY OF INVOKER’S ATTACK

======================

Saat genderang perang ditabuh, keliatan tim Sentinel sudah sangat pesimis. Apalagi Muzzi, yang terkenal gampang putus asa. Tidak henti2nya dia mengatakan, “wah lek ngene gak iso iki… kene pasti kalah!” Untungnya YooHoo dan Serenade masih berusaha mengobarkan semangat Muzzi dengan tak henti2nya mem-brainwash bahwa kita pasti bisa, ya setidak2nya berusaha memberikan perlawanan terbaik.

Satu lane dengan Invoker di awal membuat YooHoo agak keder. Dengan hero melee yang dimilikinya, manalah mungkin dia bisa memelokoto Invoker yang jurus2nya sangat misterius. Disamping bisa summon makhluk api, tau2 YooHoo bisa stun2 sendiri dan HPnya juga tau2 dititili sama invoker tanpa terasa. Benar2 mengerikan. Tidak tau skill yang dimiliki musuh adalah salah satu faktor kelemahan tim Sentinel yang terbesar. Satu2nya yang mengenal skill Invoker hanyalah Dirty Dewa Suzy. Dan satu saat, dengan tak dinyana, Invoker mampu membunuh Serenade dan Muzzi yang bahkan ada di lane yang berbeda. Astaganaga… skill apa itu???

SENTINEL TERDESAK

============

Tim Scourge semakin berada di atas angin. Apalagi Sang Dewa Babel yang terkenal paling suka ngepush tower. Dengan Axe di tangannya dia tidak mengalami kesulitan memelokoto musuh2nya, yang bahkan tidak berani berhadapan langsung dengannya. Sementara itu, Dirty Dewa yang terkenal dengan permainan kotornya, selalu menghilangkan dirinya dan tiba2 memberikan serangan kejutan buat tim Sentinel dengan muncul tiba2 dan menjiret hero2 Sentinel yang memang sudah dalam keadaan lelah dan putus asa (apalagi Muzzi). Dan tidak butuh waktu lama bagi Duo Dewa untuk menghancurkan SEMUA Tower Sentinel, yang tersisa hanyalah Tower penjaga terakhir yang ada di dalam markas Sentinel.

Sementara itu perlawanan yang diberikan Sentinel hanyalah berusaha bertahan, sambil berusaha menggangbang Invoker, satu2nya hero yang keliatannya bisa ditarget walaupun tim Sentinel tidak mengetahui skill Invoker seluruhnya. Beberapa kali dalam mengejar Invoker, Invoker bisa tau2 menghilang (walaupun udah ditrack) dan juga membuat dinding es yang mengakibatkan Sentinel tidak mampu mengejar Invoker

INVULNERABLE AXE

===========

Axe yang sangat pede dengan kekuatannya, sangat atos bahkan ketika dipukuli sama Tiny dan Gondar, HPnya seakan tidak berkurang sama sekali. Ternyata Axe menggunakan dua Van Guard dan ditambah dengan Living Armor nya Treant, membuat dia semakin tidak bisa dihajar. HP Regen nya lebih cepat daripada damage yang diterimanya sehingga tim Sentinel sangat ngos2an menghajar Axe.

Ketika Axe dan Treant sudah merangsek maju sampai di depan fountain, Tiny dan Gondar mati2an nutuki Axe karena HPnya yg sudah merah, dengan mengabaikan keberadaan Treant yang ada di situ. DT segera membantu dan karena ada bashnya maka Axe dapat dipelokoto, demikian juga Treant disitu yang tidak mampu menghilang karena jurus Tracknya Gondar dapat dengan mudah pula dipelokoto.

PERPECAHAN DI TIM SCOURGE

===================

Ketika terjadi serangan di lane atas, Dirty Dewa berusaha untuk fokus tower, dan Sang Dewa justru maju ke depan untuk mengejar YooHoo. Hal ini disesalkan oleh Dirty Dewa dan mengatakan bahwa Scourge kehilangan peluang yang sangat bagus. Dan pada saat yang berbeda, Axe yang menyerang maju malah ditinggal begitu saja oleh Suzy sehingga mengakibatkan dia dipelokoto habis2an oleh tim Sentinel. Dan disinilah mulai terjadi perpecahan di tim Scourge dan mereka bersepakat untuk jalan sendiri2 (yg mengakibatkan tambah nyonyornya mereka)

DIRTY DEWA SUZY DIPELOKOTO

===================

Setelah memiliki Radiance, Dirty Dewa Suzy sangat pede memberikan serangan tak terlihat akibat efek radiance nya. Gondar pun segera mundur, namun DT berkat skill Backtrack nya tidak terlalu terasa damage yang diberikan radiance. Pada suatu ketika di lane atas, YooHoo segera mengomando teman2nya untuk membeli Sentry Ward karena di sekitar situ efek radiance masih sangat terasa. Inilah kesalahan yang dilakukan Suzy, ketika mata dipasang, terlihatlah sosoknya yang sembunyi di salah satu pohon. Dengan mudahnya dia dipelokoto habis2an oleh kombinasi Chronosphere, Avalance dan Track nya Gondar.

SENTINEL STRIKES BACK!

===============

Sejak saat itulah tim Sentinel semakin pede, apalagi ketika Tiny sudah punya Agahnim yang mengakibatkan dia bisa membawa pentungan, Serenade dengan item Difusal Bladenya dan YooHoo dengan item MoM dan Battle Fury. Bahkan Axe beberapa kali dipelokoto dengan kombinasi serangan yang sama. Namun ketika DT semakin bertambah kuat, maka ketika lawan by one dengan Axe saja sudah cukup memelokoto Axe di dalam Chronosphere, apalagi saat dia sudah memiliki Agahnim yang menyebabkan Chronospherenya menjadi 6 detik lamanya, sampai2 Sang Dewa bertanya2 “cek suwene” karena dia dipelojoto tanpa bisa membalas apapun. Dirty Dewa yang cukup yakin dengan serangan ultinya, dibuat terkejut ketika TimeWalk DT ternyata bisa digunakan untuk lolos dari jeratan Treant. Sementara itu Serenade yang menggunakan Gondar, cukup bahagia dengan heronya karena uang yang didapatnya dari membunuh hero menjadi berlipat ganda. Maka kemenangan menjadi milik Sentinel, ketika mereka sudah jadi semua, maka tidak ada kesulitan sama sekali menghancurkan lane tengah sampai akhirnya Frozen Throne pun berhasil dihancurkan. Duo Dewa pun hanya menelan pil kekecewaan ketika mereka dikalahkan oleh tim Cupu.

Jadi kesimpulannya, dalam satu tim harus ada leader yang mengontrol teman2nya dan jangan sampai terjadi perpecahan di dalam tim yang mengakibatkan tidak ada permainan combo antar pemain.