Daniel 2:22
“Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.”

Ada seorang pria yang begitu kagum dengan sebuah mikroskop karena mampu memperlihatkan sel-sel yang terkecil dalam sebuah benda tertentu. Karena rasa kagum dan rasa ingin tahunya yang besar, ia akhirnya membelinya. Karena iseng dan rasa ingin tahunya yang besar,  ia ingin melihat nasi yang siap disantap di piringnya dibawah mikroskop itu. Apa yang terlihat olehnya? Apa yang tadinya tak dapat dilihat oleh mata telanjang, kini menjadi sangat jelas. Ia melihat pemandangan yang sangat menjijikkan. Betapa tidak, makanan yang akan dinikmatinya,  penuh dengan kuman. Piring dan sendoknya juga begitu. Penuh kuman. Melihat semua itu, ia tidak jadi makan karena takut.

Bagi manusia, hidup seperti misteri yang tak ada habisnya. Kita tak tahu apa yang terjadi esok. Konyolnya, banyak manusia ingin tahu apa yang bakal terjadi sampai-sampai mereka pergi ke tukang ramal dan dukun serta membaca horoskop. Tetapi apa yang terjadi ketika mereka tahu apa yang akan terjadi? Seringkali ketakutanlah yang akan datang.

Amsal 23:18 berkata, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Hal tersebut kita alami jika kita menaruh masa depan kita di tangan Tuhan dan percaya bahwa Tuhan menyediakan hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).

Jika manusia tahu apa yang terjadi di hari esok, ia tidak pernah dapat menikmati hidup di hari ini…