Menambah data ke dalam database

Kalau kita pernah menggunakan program interface untuk manipulasi data yang bernama phpMyAdmin, mungkin kita berpikir untuk manipulasi database menjadi sangat gampang. Karena kita cukup dimanjakan dengan tampilan interface yang user friendly dan kita tidak perlu memikirkan perintah SQL Querynya.
Kali ini kita akan mencoba membuat tampilan sendiri yaitu form untuk memasukkan data ke dalam database.
Langkah pertama, kita harus mendesain formnya terlebih dahulu. Kita dapat menggunakan program sekelas Dreamweaver untuk memudahkan desain form. Contohnya sebagai berikut:

<form method=”post” action=”add.php”>
<table border=0 cellspacing=1 cellpadding=2 width=750>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Nama
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”nama” size=35></td>
</tr>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Alamat
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”alamat” size=45></td>
</tr>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Kota
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”kota” size=35></td>
</tr>
</table>
<center>
<input type=”submit” value=”Submit Changes” name=”submit”>
</center>
</form>

Yang perlu diperhatikan pada saat mendesain form adalah
1. property action akan diisi dengan file yang sama, artinya pada saat disubmit, halaman akan meload dirinya sendiri.
2. masing2 object yang digunakan harus diberi nama yang unik, harap diingat bahwa penggunaan huruf besar dan kecil dibedakan di PHP.

lalu setelah desain formnya sudah jadi, kita buat koneksi MySQL terlebih dahulu, bagian ini diletakkan di bagian atas dari desain form.
<?php
$db = mysql_connect(“localhost”,”root”,”password”);
mysql_select_db(“database”,$db);
?>

selanjutnya kita akan memberikan kondisi sebagai berikut, jika tombol submit belum ditekan, maka desain form akan ditampilkan, jika sudah maka lakukan perintah query untuk penambahan data. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan dengan perintah if.
Berikut adalah listing program lengkapnya:

<?php
$db = mysql_connect(“localhost”,”root”,”password”);
mysql_select_db(“database”,$db);
if ($_POST[‘submit’])
{
$sql=”INSERT INTO datasiswa (nama,alamat,kota) VALUES ($_POST[‘nama’],$_POST[‘alamat’],$_POST[‘kota’])”;
$result=mysql_query($sql);
echo “Record berhasil ditambahkan”;
}
else
{
?>
<form method=”post” action=”add.php”>
<table border=0 cellspacing=1 cellpadding=2 width=750>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Nama
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”nama” size=35></td>
</tr>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Alamat
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”alamat” size=45></td>
</tr>
<tr>
<td align=right>
<font face=”Verdana” size=”2″>
Kota
</font>
</td>
<td> <input type=text name=”kota” size=35></td>
</tr>
</table>
<center>
<input type=”submit” value=”Submit Changes” name=”submit”>
</center>
</form>

Yang perlu dicatat disini adalah sejak PHP versi 5, variabel yang diPOST, hanya dapat dibaca dengan sintaks $_POST[‘var’]. Jadi hal ini harus benar-benar diperhatikan karena jika tidak sesuai sintaksnya, maka nilainya tidak dapat dipassing dari form.